STABAT — Sebanyak 554 ketua dan bendahara Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) se-Kabupaten Langkat mengikuti pelatihan peningkatan kompetensi yang digelar selama tiga hari, mulai 28 hingga 30 Juli 2026. Pelatihan ini dibuka langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat H. Amril mewakili Plt. Bupati Langkat Tiorita Br. Surbakti.
Para peserta dibagi dalam tiga angkatan berdasarkan wilayah: Langkat Hilir, Langkat Hulu, dan Teluk Aru. Materi pelatihan mencakup regulasi, tata kelola koperasi, hingga pengelolaan dana bergulir.
Koperasi Desa Jadi Motor Ekonomi Lokal
Dalam sambutannya, Sekda Amril menegaskan bahwa KDKMP bukan sekadar program administratif. "Koperasi Desa merupakan bagian dari visi dan misi Kabupaten Langkat untuk memajukan desa. Sesuai arahan Presiden, kita harus mampu memajukan perekonomian Indonesia sesuai karakter bangsa, yaitu melalui penguatan ekonomi kerakyatan," ujarnya.
Amril menambahkan, koperasi harus menjadi motor penggerak ekonomi lokal dan berkontribusi nyata terhadap pencapaian Visi Indonesia Emas 2045. Ia berharap seluruh peserta memanfaatkan pelatihan ini untuk membangun kelembagaan yang sehat, transparan, dan berdaya saing.
Narasumber dari Provinsi hingga LPDB Koperasi
Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Langkat Drs. Binawan melaporkan, pelatihan ini merupakan tindak lanjut Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih. Materi disampaikan oleh narasumber dari Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Sumatera Utara, Pusat Inkubator Bisnis Cikal Universitas Sumatera Utara, Koordinator Satuan Tugas Daerah Sumatera Utara Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi, serta Ketua Pendamping Usaha Mikro Cooperative Indonesia (PUMIKOP) Sumatera Utara.
Metode pelatihan menggunakan pemaparan, diskusi, dan tanya jawab. "Hal ini sangat penting dalam mengemban usaha koperasi, sehingga koperasi mampu menjadi motor penggerak ekonomi lokal," kata Amril saat membacakan arahan Plt. Bupati.
Target: Koperasi Sehat dan Mandiri
Pemerintah Kabupaten Langkat menargetkan KDKMP tumbuh menjadi lembaga ekonomi yang sehat, mandiri, dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. "Pengurus KDKMP adalah representasi masyarakat. Kami yakin, dengan kesungguhan bersama, koperasi di Langkat akan mampu memberikan warna positif bagi peningkatan perekonomian masyarakat," tegas Amril.
Turut hadir dalam pembukaan pelatihan para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemkab Langkat, Pimpinan Cabang BRI Stabat, serta jajaran narasumber.