Pencarian

Medan Fashion Trend Perdana di KKSU 2026 Dorong Wastra Sumut Jadi Motor Ekonomi Kreatif Daerah

Jumat, 24 Juli 2026 • 10:49:31 WIB
Medan Fashion Trend Perdana di KKSU 2026 Dorong Wastra Sumut Jadi Motor Ekonomi Kreatif Daerah
Ratusan desainer, pelaku UMKM, dan siswa sekolah mode mengikuti pameran dan peragaan busana Medan Fashion Trend Perdana di KKSU 2026 hingga 26 Juli 2026.

MEDAN — Sebanyak 175 desainer, pelaku UMKM, dan siswa sekolah mode ambil bagian dalam pameran dan peragaan busana yang berlangsung hingga 26 Juli 2026 ini. Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Utara, Ameriza Ma'ruf Moesa, menilai Sumut memiliki kekayaan budaya berupa ulos, songket, dan tenun yang potensial dikembangkan menjadi produk fashion bernilai tinggi melalui inovasi serta strategi pemasaran yang lebih baik.

Kolaborasi Desainer Lokal dan Nasional Jadi Kunci

Dalam ajang perdana ini, para desainer lokal berkolaborasi langsung dengan desainer nasional. Menurut Ameriza, langkah itu diharapkan mampu meningkatkan kualitas dan daya saing industri fashion daerah. "Semakin banyak event yang digelar di Medan, semakin besar peluang mendatangkan wisatawan dan menggerakkan roda perekonomian daerah," ujarnya.

BI menilai ekonomi kreatif dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi Sumatera Utara, sehingga ketergantungan terhadap sektor komoditas bisa dikurangi. Ke depan, Medan diharapkan berkembang sebagai kota MICE (Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition) yang mampu menjadi tuan rumah berbagai event berskala nasional maupun internasional.

Membangun Ekosistem Fashion dari Hulu ke Hilir

Local Chair Indonesia Fashion Chamber (IFC) Medan Chapter, Nila Mojo, mengapresiasi dukungan BI yang memberikan ruang bagi desainer dan UMKM untuk menampilkan karya terbaik. Menurutnya, tema Circular Fashion Movement tidak sekadar menghadirkan peragaan busana, tetapi juga membangun ekosistem fashion Sumut secara menyeluruh—dari pengrajin wastra, desainer, hingga buyer internasional.

"Festival ini menjadi wadah bagi desainer lokal dan nasional untuk mengangkat wastra Sumatera Utara menjadi produk bernilai tambah yang mampu memperkuat ekonomi kreatif daerah," kata Nila.

Apa Saja yang Digelar Selama Empat Hari?

Ajang yang berlangsung pada 23-26 Juli 2026 itu menghadirkan fashion show, pameran, talkshow, workshop, hingga pertunjukan seni. National Chair IFC, Lenny Agustin, menambahkan bahwa Medan Fashion Trend hadir sebagai ruang kolaborasi antara desainer, akademisi, komunitas, UMKM, dan seluruh pelaku industri kreatif.

Ia optimistis semangat kolaborasi akan membawa karya-karya fashion Sumut semakin dikenal, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga di pasar internasional. "Ini sekaligus mendukung target Indonesia menjadi salah satu pusat fashion dunia," ujar Lenny.

Bagikan
Sumber: waspada.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks