MEDAN — Patroli skala besar yang dipimpin IPDA Muliadi itu bergerak di lima sektor yang mencakup kawasan strategis dan rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di ibu kota Provinsi Sumatera Utara. Sebelumnya, seluruh personel menjalani apel pengecekan di Lapangan K.E. Lumi, lalu bergabung dalam apel kesiapan di Polrestabes Medan yang dipimpin Kabag Ops Polrestabes Medan, AKBP Dhana Noer Kurniawan.
Menyasar Titik Rawan Kriminalitas Jalanan
Dengan dukungan kendaraan dinas dan perlengkapan operasional, patroli dilakukan secara mobile dan humanis. Target utamanya adalah mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang tengah beraktivitas di malam hari.
Komitmen Polri: Kehadiran Brimob untuk Cegah Gangguan
Komandan Satuan Brimob Polda Sumatera Utara, Kombes Pol. Rantau Isnur Eka, menegaskan bahwa patroli KRYD merupakan wujud nyata komitmen Polri dalam memberikan perlindungan maksimal kepada warga Medan.
“Patroli KRYD merupakan langkah preventif untuk menjaga situasi keamanan tetap kondusif. Kehadiran personel Brimob di lapangan diharapkan mampu memberikan rasa aman, mencegah terjadinya tindak kriminalitas, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat,” ujar Kombes Pol. Rantau Isnur Eka.
Sinergi Brimob dan Polrestabes Medan Hasilkan Situasi Kondusif
Selama pelaksanaan patroli, situasi di seluruh sektor terpantau aman, tertib, dan kondusif. Sinergi antara Satuan Brimob Polda Sumut dan Polrestabes Medan menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang nyaman bagi masyarakat, khususnya pada malam akhir pekan yang rawan gangguan.