Pencarian

Korban Angin Puting Beliung di Sergai Dapat Bantuan Upah Tukang, Paling Berat Rp5 Juta per Rumah

Selasa, 07 Juli 2026 • 12:36:02 WIB
Korban Angin Puting Beliung di Sergai Dapat Bantuan Upah Tukang, Paling Berat Rp5 Juta per Rumah
Bupati Sergai menyerahkan bantuan upah tukang kepada korban angin puting beliung di Sei Bamban.

SERDANG BEDAGAI — Sebanyak 140 rumah warga di Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai, rusak akibat angin puting beliung yang melanda daerah itu pada Sabtu (4/7/2026). Pemerintah kabupaten setempat langsung menyiapkan bantuan dana untuk upah tukang, bukan material seperti yang biasa diberikan sebelumnya.

Bupati Sergai Darma Wijaya bersama Wakil Bupati Adlin Tambunan menemui langsung para korban di Aula Kantor Camat Sei Bamban, Senin (6/7/2026), untuk menyampaikan kebijakan baru ini.

Kenapa Bantuan Berubah dari Material ke Uang Tunai?

Selama ini, Pemkab Sergai menyalurkan bantuan berupa broti, seng, dan kayu. Namun setelah turun ke lapangan, Darma Wijaya menemukan bahwa material bekas masih bisa dipakai warga. “Yang sangat dibutuhkan itu adalah upah tukang,” ujarnya.

Menurut Darma, kendala utama korban bukan pada ketersediaan bahan bangunan, melainkan biaya jasa untuk memperbaiki rumah mereka. “Seng serta kayu broti masih bisa digunakan dan yang dibutuhkan itu adalah upah kerjanya. Di sini kami sudah menemukan mana yang lebih efektif,” jelasnya.

Berapa Besaran Bantuan yang Diterima Warga?

Wakil Bupati Adlin Tambunan merinci besaran bantuan berdasarkan tingkat kerusakan rumah. Untuk kerusakan berat, korban menerima Rp5 juta. Kerusakan sedang Rp3 juta, dan kerusakan ringan Rp2 juta. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan santunan bagi korban jiwa jika ada.

“Penyalurannya langsung di transfer ke rekening korban, tidak ada potongan. Sebelum disalurkan, kami akan cek kondisi rumahnya terlebih dahulu,” papar Adlin.

Imbauan Waspada Cuaca Ekstrem di Sergai

Dalam pertemuan itu, Darma Wijaya mengingatkan masyarakat untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca. Ia meminta warga menghindari berteduh di bawah pohon besar, baliho, atau bangunan berbahaya saat hujan deras disertai angin kencang.

“Apabila hujan deras disertai angin kencang mulai terjadi, sebaiknya hindari berteduh di bawah pohon besar, baliho atau bangunan yang berpotensi membahayakan. Selalu ikuti informasi cuaca dan segera laporkan apabila terjadi kondisi darurat kepada pemerintah setempat maupun petugas terkait,” imbuhnya.

Pemkab Sergai memastikan akan terus mendampingi warga terdampak selama proses pemulihan pascabencana.

Bagikan
Sumber: sumut.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks