PEMATANGSIANTAR — Pemerintah Kota (Pemkot) Pematangsiantar terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah pusat dan daerah lain. Langkah ini diwujudkan melalui partisipasi Wali Kota Wesly Silalahi dalam Rakernas XVIII APEKSI 2026 yang berlangsung di Deli Serdang.
Materi AHY Jadi Referensi Strategis Pembangunan Kota
Wesly menyebut, materi yang disampaikan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menjadi referensi penting. Arahan tersebut, kata dia, memperkuat arah pembangunan Pematangsiantar agar tetap sejalan dengan kebijakan nasional.
"Berbagai masukan yang disampaikan pemerintah pusat menjadi bekal penting bagi Kota Pematangsiantar untuk terus bergerak menuju kota yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras," ujar Wesly dalam keterangan yang diterima di Pematangsiantar.
Fokus Pembangunan: Tak Hanya Infrastruktur Fisik
Menurut Wesly, arahan dari Rakernas APEKSI menjadi penguatan bagi Pemkot untuk mempercepat pembangunan. Ia menekankan, pembangunan tidak hanya berorientasi pada infrastruktur fisik, tetapi juga pada penguatan konektivitas, pelayanan publik, daya saing ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.
Rakernas APEKSI dinilai sebagai ruang strategis bagi pemerintah kota untuk menyelaraskan program daerah dengan kebijakan nasional. Forum itu juga menjadi ajang bertukar pengalaman antarkota dalam mengatasi tantangan perkotaan.
98 Kota Anggota APEKSI Hadir dalam Rakernas
Sebanyak 88 wali kota, 4 wakil wali kota, 2 sekretaris daerah, dan satu kepala badan perencanaan pembangunan daerah (bappeda) hadir dalam rakernas tersebut. Mereka mewakili 98 kota anggota APEKSI dari seluruh Indonesia.
Kehadiran Wesly di forum nasional itu menjadi bukti komitmen Pemkot Pematangsiantar untuk terus belajar dan beradaptasi dengan kebijakan terbaru. Langkah ini diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan yang merata dan berkelanjutan di kota berjuluk "Sapangambei Manoktok Hitei" itu.