MEDAN — Capaian itu sekaligus melampaui target bulanan perusahaan yang dipatok di angka 55.850 TEUs. Corporate Secretary PT BNCT Rizki Affandi Nasution menyebutkan peningkatan ini mencerminkan aktivitas perdagangan dan distribusi barang di wilayah Sumatera yang tetap terjaga.
"Jumlah 59.918 TEUs tersebut meningkat 10,5 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang tercatat sebesar 54.240 TEUs," ujar Rizki di Medan, Rabu.
Ekspor-Impor dan Sektor Usaha Dorong Lonjakan
Menurut Rizki, penguatan arus ekspor dan impor menjadi motor utama kenaikan volume pada bulan kelima tahun ini. Pergerakan barang dari berbagai sektor usaha juga ikut mendongkrak permintaan terhadap layanan terminal peti kemas.
"Stabilnya aktivitas perdagangan turut mendorong permintaan terhadap layanan terminal peti kemas, sehingga arus logistik melalui Pelabuhan Belawan tetap menunjukkan tren positif," ujarnya.
Langkah BNCT Jaga Keandalan Layanan
Untuk mempertahankan momentum positif, BNCT terus melakukan perbaikan operasional secara bertahap. Perusahaan juga memperkuat koordinasi dengan perusahaan pelayaran, pengguna jasa, dan instansi terkait.
Langkah ini bertujuan mendukung kelancaran proses bongkar muat dan menciptakan rantai pasok yang lebih efisien. Evaluasi terhadap proses operasional dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan keandalan layanan.
Komitmen ke Depan: Kolaborasi dan Nilai Tambah
Rizki menambahkan, ke depan BNCT akan fokus pada peningkatan kualitas layanan melalui perbaikan berkelanjutan dan penguatan kolaborasi dengan seluruh mitra usaha. Peningkatan keandalan operasional juga menjadi prioritas.
"Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendukung kelancaran arus logistik serta memberikan nilai tambah bagi pelanggan dan pemangku kepentingan," katanya.