Pencarian

Pemkab Tapanuli Utara Kukuhkan KSB Saoloan di Adiankoting, Siap Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi di 7 Desa

Rabu, 01 Juli 2026 • 13:05:01 WIB
Pemkab Tapanuli Utara Kukuhkan KSB Saoloan di Adiankoting, Siap Siaga Hadapi Bencana Hidrometeorologi di 7 Desa
Wakil Bupati Tapanuli Utara kukuhkan Kampung Siaga Bencana Saoloan di Kecamatan Adiankoting.

TAPANULI UTARA — Sebanyak 275 warga dari tujuh desa di Kecamatan Adiankoting mengikuti simulasi uji coba Standar Operasional Prosedur (SOP) kedaruratan dalam pengukuhan Kampung Siaga Bencana (KSB) "Saoloan". Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan SMP Negeri 5 Adiankoting ini menandai dimulainya era baru mitigasi bencana yang tidak lagi hanya mengandalkan respons cepat pemerintah, melainkan kemandirian masyarakat di lapangan.

Kenapa Adiankoting Jadi Prioritas?

Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M. Eng., yang membina langsung apel pengukuhan, menyebut kondisi geografis Adiankoting yang berbukit membuatnya masuk kategori rawan tinggi terhadap bencana hidrometeorologi. "Melalui wadah KSB ini, kita membangun kemandirian masyarakat agar senantiasa siap siaga, tangguh, dan menjadi garda terdepan dalam meminimalisir risiko korban jiwa maupun harta benda," ujarnya dalam sambutan.

Bukan Sekadar Seremoni, Ada Pelatihan dan Simulasi Massal

Pembentukan KSB Saoloan tidak dilakukan instan. Kepala Dinas Sosial PPPA Tapanuli Utara, Rafles Sergius Gultom, melaporkan bahwa proses persiapan dan pembekalan berlangsung sejak 26 hingga 29 Juni 2026. Rangkaian kegiatan mencakup sosialisasi kebencanaan yang diikuti 70 orang, pelatihan teknis mitigasi dan evakuasi untuk 60 pengurus inti, serta simulasi uji SOP yang melibatkan 275 peserta gabungan.

Tujuh Desa Dilindungi, Satu Lumbung Sosial Disiapkan

KSB Saoloan akan memayungi tujuh desa rawan bencana: Pagaran Lambung I hingga IV, Desa Sibingke, Pagaran Pisang, dan Desa Adiankoting. Kepengurusan inti diketuai oleh Aldi M. Simatupang, dengan Nur Alifik sebagai Sekretaris dan Elsa M. Pandiangan sebagai Bendahara. Struktur organisasi juga mencakup koordinator bidang khusus, mulai dari tim evakuasi hingga dapur umum.

Dukungan logistik datang dari Kementerian Sosial RI melalui Direktorat PSKBA. Sebuah Lumbung Sosial telah didirikan di Desa Sibalanga, lengkap dengan persediaan bahan kebutuhan pokok, peralatan dapur umum lapangan, serta sarana pendukung penanganan darurat lainnya. Fasilitas ini siap dioperasikan kapan saja saat bencana terjadi.

Harapan Jadi Percontohan Kecamatan Lain

Pemkab Tapanuli Utara berharap KSB Saoloan tidak hanya efektif di Adiankoting, tetapi bisa menjadi model bagi kecamatan lain di wilayah tersebut. "Ini awal dari tanggung jawab kemanusiaan yang besar," tegas Wakil Bupati, mengingatkan bahwa pengukuhan bukanlah akhir dari proses, melainkan titik awal kesiapsiagaan berkelanjutan berbasis gotong royong.

Bagikan
Sumber: medanposonline.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks