Pencarian

Gubernur Sumut Bobby Nasution: Status Green Card UNESCO Geopark Kaldera Toba Wajib Beri Dampak Ekonomi Langsung ke Masyarakat

Rabu, 24 Juni 2026 • 13:27:31 WIB
Gubernur Sumut Bobby Nasution: Status Green Card UNESCO Geopark Kaldera Toba Wajib Beri Dampak Ekonomi Langsung ke Masyarakat
Gubernur Bobby Nasution menegaskan status green card UNESCO Geopark Kaldera Toba harus memberi manfaat ekonomi langsung bagi masyarakat.

MEDAN — Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meminta agar status green card Geopark Kaldera Toba dari UNESCO tidak sekadar menjadi sertifikat penghargaan, melainkan harus diterjemahkan menjadi nilai tambah ekonomi yang terasa oleh warga di kawasan Danau Toba. "Kunci utamanya adalah bagaimana menjadikan label green card yang hari ini sudah kita capai lewat kerja keras bersama benar-benar menghasilkan satu nilai tambah yang baik," kata Bobby di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut.

Dua Syarat Utama: Kunjungan Naik dan Rakyat Diuntungkan

Bobby memberikan dua catatan kritis atas keberhasilan mempertahankan status kartu hijau tersebut. Pertama, angka kunjungan wisatawan ke kawasan Danau Toba harus menunjukkan peningkatan signifikan. Kedua, dampak ekonominya harus dirasakan secara langsung oleh masyarakat di sekitar danau yang membentang di tujuh kabupaten di Sumatera Utara.

"Pertama, untuk pariwisata kita tentu kunjungan meningkat. Kedua, masyarakat harus merasakan manfaat ekonominya secara langsung," ujar mantan Wali Kota Medan itu.

Revalidasi Diraih, Sertifikat Resmi Diterima

General Manager Toba Caldera Unesco Global Geopark, Azizul Kholis, melaporkan bahwa status green card keanggotaan telah resmi diakui UNESCO. Pengakuan ini diperoleh pada sidang Komite Eksekutif ke-11 Konferensi Global Geopark Network di Kutralkura, La Araucania, Chile, pada 6 September 2025.

Azizul menjelaskan, meskipun sempat terkendala pengiriman sertifikat akibat situasi geopolitik global dan pembatasan penerbangan ke Prancis, dokumen legalitas tersebut kini telah sah diterima. "Untuk sertifikat, meski sempat terkendala... namun legalitas dokumen tersebut kini telah sah diterima," katanya.

Rencana Aksi: Geo-Trail Baru, Hubungan dengan Phuket, hingga Pusat Riset

Dalam kesempatan yang sama, Azizul memaparkan sejumlah rencana strategis pasca-revalidasi. Salah satunya adalah penerapan rute perjalanan wisata (geo-trail) baru yang akan dimulai pada 1 Juli 2026. Selain itu, pihaknya juga menjajaki pengembangan perjalanan wisata internasional terpadu yang menghubungkan Danau Toba langsung dengan Phuket, Thailand.

Tak hanya itu, Badan Pengurus juga merencanakan peresmian pusat studi riset geopark pertama di tingkat Asia. Rencana ini didukung oleh jejaring pakar global serta Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).

Menjaga Keseimbangan Alam dan Pariwisata

Gubernur Bobby menekankan pentingnya keseimbangan antara pengembangan pariwisata dan kelestarian lingkungan di kawasan Danau Toba yang merupakan destinasi super prioritas nasional. "Rumah kita ini menjadi salah satu jawaban masa depan pariwisata yang menjaga keseimbangan alam," kata Bobby.

Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan, Azizul melaporkan sejumlah capaian kerja sama internasional, termasuk program pendanaan pemberdayaan masyarakat dan aksi penanaman hampir 2.000 pohon di kawasan kaldera. Ia juga menyampaikan kesiapan pelaksanaan Geotourism Festival and International Conference (Geofest) ke-7 yang akan digelar dalam waktu dekat.

Bagikan
Sumber: sumut.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks