MEDAN — Empat paket Inpres Jalan Daerah (IJD) Tahun Anggaran 2025 di Sumatera Utara resmi beroperasi setelah diresmikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Gubernur Bobby Nasution mengikuti acara tersebut secara virtual dari Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jalan Jenderal Sudirman Medan.
Keempat ruas yang diresmikan masuk dalam skema kontrak tahun tunggal atau Single Year Contract (SYC). Berdasarkan data Kementerian Pekerjaan Umum, ruas tersebut meliputi Preservasi Jalan Batas Kota Tebingtinggi–Sibulan di Kabupaten Serdangbedagai sepanjang 2 km, Jalan Simpang Mangga–Tugu Sujono di Kabupaten Simalungun sepanjang 1,12 km, Jalan Sirongit–Lancang di Kabupaten Toba sepanjang 1,7 km, serta Jalan Jenderal Sudirman di Kota Tebingtinggi sepanjang 2,28 km.
Manfaat untuk Lumbung Pangan dan Efisiensi Biaya Angkut
Pembangunan jalan ini merupakan bagian dari Inpres Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah untuk Mendukung Swasembada Pangan dan Energi. Gubernur Bobby Nasution menyebut ruas-ruas tersebut strategis bagi daerah pertanian dan lumbung pangan di Sumut.
“Yang selama ini kesulitan dalam mengangkut hasil panen, sekarang sudah jadi mudah dan pastinya biaya (angkut) akan lebih rendah. Kita patut berterimakasih kepada Bapak Presiden,” ujar Bobby usai mengikuti peresmian.
Presiden Prabowo dalam sambutannya menekankan bahwa swasembada pangan dan energi tidak hanya bergantung pada benih, pupuk, atau irigasi, tetapi juga jaringan distribusi yang lancar. “Dengan selesainya jalan ini saya ajak pemerintah daerah untuk menjaga infrastruktur dengan sebaik-baiknya,” ungkap Presiden.
Progres 19 Ruas Kontrak Jamak Capai 100 Persen
Selain empat paket kontrak tunggal, pembangunan jalan IJD di Sumut juga mencakup 19 ruas dengan skema kontrak tahun jamak (Multi Years Contract/MYC) yang masih dalam proses pengerjaan. Namun, sebagian besar progres fisiknya telah mencapai 100 persen dan tersebar di 13 kabupaten/kota.
Usai mengikuti peresmian, Gubernur Bobby menggelar pertemuan dengan Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumut Hardy Siahaan. Pembahasan difokuskan pada kondisi jalan nasional di Sumut yang mencapai sekitar 2.600 km. “Beberapa daerah itu kondisi jalannya memang butuh perhatian,” kata Bobby.
Turut hadir dalam acara tersebut Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi, dan Cipta Karya (BMBKCK) Sumut Chandra Dalimunthe serta sejumlah kepala daerah.