MEDAN — Pemerintah Provinsi Sumatera Utara saat ini memiliki enam program prioritas yang masuk dalam kategori Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC). Keenam program tersebut mencakup PUBG (Program Unggulan Bersekolah Gratis), PROBIS (Program Berobat Gratis), JASKOP/JAGA KOMPER (Jaminan Kestabilan Harga Komoditas Pangan), CERDAS (Digitalisasi Pelayanan Publik), INSTANSI (Infrastruktur Strategis Terintegrasi), dan PRESTICE (Perlindungan Rakyat Melalui Restorative Justice).
Bobby Nasution memimpin langsung Rapat Pimpinan Forum Koordinasi, Sinkronisasi, Monitoring, dan Evaluasi Realisasi Anggaran serta Capaian Pelaksanaan PHTC dan PSD di Ruang Rapat I Lantai 2 Kantor Gubernur Sumut. Ia meninjau capaian sejumlah OPD yang program kerjanya masuk dalam kategori tersebut.
Irigasi dan Pertanian Harus Saling Terkait
Bobby menekankan pentingnya sinkronisasi antarperangkat daerah agar pelaksanaan program berjalan efektif dan saling mendukung. Menurutnya, sejumlah program memiliki keterkaitan erat antarsektor, seperti pembangunan irigasi yang berhubungan langsung dengan sektor pertanian.
“Apapun hasil rapat yang sudah kita laksanakan, realisasinya harus benar-benar terlaksana. Jangan cuma di atas kertas realisasinya. Harus ada progres,” ujar Bobby dalam rapat tersebut.
Evaluasi Menyeluruh agar Bantuan Tepat Sasaran
Selain percepatan, Gubernur juga meminta setiap program yang telah berjalan dievaluasi secara menyeluruh untuk memastikan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Ia tidak ingin bantuan pemerintah yang diberikan justru tidak sesuai dengan kebutuhan di lapangan.
Bobby mencontohkan pengalamannya saat berkunjung ke beberapa daerah, di mana ditemukan bantuan yang kurang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat setempat. Ia pun mengingatkan seluruh perangkat daerah agar memanfaatkan sisa waktu pelaksanaan program secara optimal tanpa mengabaikan kualitas hasil pekerjaan.
186 Hari Tersisa untuk Anggaran 2026
Wakil Gubernur Sumut Surya mengingatkan bahwa waktu pelaksanaan program pada tahun anggaran 2026 tersisa sekitar 186 hari kalender kerja. Karena itu, ia meminta seluruh OPD segera menuntaskan proses pengadaan barang dan jasa sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
“Saya juga ingatkan untuk seluruh OPD segera membuat perencanaan untuk tahun 2027,” ucap Surya.
Kegiatan Nonfisik untuk Tingkatkan SDM
Untuk program nonfisik, Bobby mendorong perangkat daerah menyelenggarakan kegiatan yang dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dengan melibatkan partisipasi masyarakat. Ia mencontohkan kegiatan seperti cerdas cermat atau sejenisnya yang bisa melibatkan warga secara langsung.
“Misalnya seperti cerdas cermat atau sejenis kegiatan yang bisa meningkatkan SDM. Kegiatannya melibatkan masyarakat juga,” ujarnya.