Pencarian

KA Petikemas Tabrak Minibus di Perlintasan Tanpa Palang Tebing Tinggi, Satu Korban Luka Dievakuasi ke RS Bhayangkara

Sabtu, 23 Mei 2026 • 16:25:55 WIB
KA Petikemas Tabrak Minibus di Perlintasan Tanpa Palang Tebing Tinggi, Satu Korban Luka Dievakuasi ke RS Bhayangkara
Kereta Api Petikemas menabrak minibus di perlintasan tanpa palang pintu Tebing Tinggi, satu korban luka dirawat di RS Bhayangkara.

TEBING TINGGI — Insiden tabrakan antara Kereta Api (KA) Petikemas dan sebuah mobil minibus terjadi di perlintasan sebidang tanpa palang pintu km 76+7/8 petak jalan Stasiun Bamban–Stasiun Tebing Tinggi, Sabtu (23/5/2026) sekitar pukul 08.31 WIB. Seluruh korban dari dalam minibus langsung dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Tebing Tinggi untuk mendapatkan perawatan intensif.

Manager Humas PT KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo, menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah tersebut. "Kejadian seperti ini tentu sama sekali tidak kita inginkan bersama," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu.

Masinis Selamat, Lokomotif Alami Kerusakan

Anwar memastikan masinis yang bertugas saat kejadian dalam kondisi selamat. Namun, hantaman keras membuat lokomotif KA Petikemas mengalami kerusakan materiil. Setelah dilakukan pengecekan kelaikan armada di lokasi, kereta dinyatakan aman dan kembali melanjutkan perjalanan pada pukul 08.45 WIB.

Peristiwa ini sempat memicu keterlambatan singkat pada dua perjalanan kereta. KA Petikemas berhenti luar biasa selama 14 menit untuk pengecekan, sementara KA Putri Deli relasi Medan–Tanjung Balai tertahan di Stasiun Bamban selama 5 menit demi memastikan jalur aman.

Lagi-lagi Perlintasan Tanpa Palang Jadi Petaka

KAI Divre I Sumut kembali mengingatkan masyarakat untuk ekstra waspada saat melintasi perlintasan sebidang, khususnya yang tidak memiliki palang pintu. Anwar menegaskan aturan mendahulukan kereta api sudah diatur dalam Pasal 114 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

"Keselamatan adalah prioritas utama kita bersama. Kami berharap masyarakat selalu waspada dengan berhenti, tengok kanan-kiri, dan pastikan aman baru jalan. Kedisiplinan di jalan raya adalah kunci utama untuk mencegah musibah serupa," pungkas Anwar.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah pasti korban luka maupun kondisi terkini para korban di RS Bhayangkara Tebing Tinggi. Perlintasan tanpa palang di jalur ini memang kerap disebut warga sebagai titik rawan kecelakaan.

Bagikan
Sumber: analisadaily.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks