Pencarian

Siswi SMK di Nias Utara Ditemukan Tewas di Sungai Usai 2 Hari Hilang, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Senin, 18 Mei 2026 • 10:29:01 WIB
Siswi SMK di Nias Utara Ditemukan Tewas di Sungai Usai 2 Hari Hilang, Polisi Selidiki Penyebab Kematian
Siswi SMK di Nias Utara ditemukan tewas di sungai setelah dilaporkan hilang selama dua hari.

NIAS UTARA — Seorang siswi berinisial AJZ (17) ditemukan tewas di aliran sungai kecil yang berada di areal perkebunan di Dusun IV, Desa Hilina'a, Kecamatan Alasa Talumuzoi, Kabupaten Nias Utara, Sumatera Utara. Jasad korban ditemukan pada Jumat (15/5/2026) sekira pukul 17.30 WIB, setelah sebelumnya dinyatakan hilang selama dua hari.

Plt Kasi Humas Polres Nias Aipda Aris Gulo membenarkan bahwa korban sempat dilaporkan hilang oleh keluarganya. "Iya, sempat dilaporkan hilang," ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (18/5/2026).

Kronologi Hilang dan Penemuan Jasad

Berdasarkan pengakuan keluarga, AJZ sudah tidak pulang ke rumah sejak Rabu (13/5). Keluarga baru melaporkan kehilangan tersebut ke Polsek Alasa pada Jumat (15/5), bersamaan dengan hari ditemukannya jasad korban.

Selama korban dinyatakan hilang, pihak keluarga bersama warga setempat melakukan pencarian ke sejumlah titik. Pencarian membuahkan hasil ketika jasad AJZ ditemukan di aliran sungai kecil yang tidak jauh dari permukiman warga.

Barang Bukti yang Ditemukan di TKP

Usai menerima laporan penemuan mayat, pihak kepolisian langsung menuju lokasi. Di tempat kejadian perkara (TKP), petugas menemukan sejumlah barang milik korban, antara lain tas, baju sekolah, dan sepatu. Barang-barang tersebut kini diamankan sebagai barang bukti untuk penyelidikan lebih lanjut.

Proses Autopsi dan Penyelidikan

Jasad korban pertama kali dievakuasi ke Puskesmas Alasa Talumuzoi untuk dilakukan pemeriksaan luar atau visum et repertum (VER). Setelah itu, jenazah dibawa ke rumah sakit untuk diautopsi guna mengetahui penyebab pasti kematian.

"Masih penyelidikan (penyebab kematian). Kemarin baru selesai autopsi untuk menentukan apa dugaannya (kematian), nanti perkembangannya kita sampaikan," pungkas Aris.

Apakah Korban Menjadi Korban Pembunuhan?

Hingga saat ini, pihak kepolisian belum dapat memastikan apakah siswi tersebut menjadi korban pembunuhan atau tidak. Polisi masih menunggu hasil lengkap autopsi yang baru selesai dilakukan pada Minggu (17/5). Hasil tersebut akan menjadi dasar bagi penyidik untuk menentukan langkah hukum selanjutnya.

Pihak keluarga korban diimbau untuk bersabar dan menyerahkan proses penyelidikan sepenuhnya kepada aparat kepolisian. Masyarakat sekitar juga diminta untuk tetap tenang dan tidak melakukan spekulasi di luar fakta yang ada.

Bagikan
Sumber: detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks