Pencarian

Polisi Bekuk Dua Begal Sadis Angkot di Medan, Satu Pelaku Ditembak karena Lawan saat Ditangkap

Sabtu, 16 Mei 2026 • 15:15:59 WIB
Polisi Bekuk Dua Begal Sadis Angkot di Medan, Satu Pelaku Ditembak karena Lawan saat Ditangkap
Polisi membekuk dua pelaku begal sadis angkot di Medan setelah dua bulan buron.

MEDAN — Dua pelaku begal sadis yang membacok tiga penumpang wanita di dalam angkot trayek 81 di Medan akhirnya dibekuk Tim MIT Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut. Satu dari dua tersangka, Sony Liston Siringoringo alias Ringo, terpaksa ditembak di bagian kaki karena melawan saat proses pengembangan kasus.

Penangkapan terjadi setelah kedua pelaku buron selama dua bulan. Erikson Napitupulu alias Memes alias Tatoo diringkus saat bersembunyi di Kabupaten Samosir, sedangkan Sony ditangkap di Jambi.

Kronologi: Penumpang Terpaksa Lompat dari Angkot yang Melaju

Aksi pembegalan itu terjadi di Jalan KL Yos Sudarso, Kelurahan Mabar, Kecamatan Medan Deli. Para korban, yang semuanya perempuan, dibacok menggunakan parang oleh pelaku demi merampas handphone mereka.

Ketiga korban panik dan nekat melompat dari angkot yang masih melaju untuk menyelamatkan diri. Akibatnya, mereka mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.

Peran Sopir Angkot yang Justru Menambah Kecepatan

Hasil penyelidikan polisi mengungkap bahwa aksi kejahatan itu telah direncanakan sebelumnya. Ironisnya, sopir angkot bernama Erikson Napitupulu diduga ikut terlibat dalam pembegalan tersebut.

Saat kejadian berlangsung, Erikson justru menambah kecepatan kendaraan ketika korban diserang di dalam mobil. Tindakan itu membuat para korban semakin sulit menyelamatkan diri dari serangan pelaku.

Otak Pelaku Ditembak karena Melawan Petugas

Direktur Reskrimum Polda Sumut, Ricko Taruna Mauruh, menyebut Sony Liston Siringoringo merupakan otak utama dalam aksi pembegalan tersebut.

“Pelaku SLS merupakan otak aksi pembegalan dan melakukan pembacokan terhadap korban,” ujarnya.

Saat proses pengembangan kasus dan pencarian barang bukti senjata tajam, Sony terpaksa ditembak di bagian kaki karena berusaha menyerang petugas.

Barang Bukti dan Proses Hukum

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa senjata tajam serta pakaian yang digunakan saat menjalankan aksi pembegalan. Kini kedua tersangka telah ditahan dan menjalani proses hukum lebih lanjut.

Bagikan
Sumber: batubara.redaksisatu.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks