Pencarian

Bupati Asahan Dorong Kader Aisyiyah Perkuat Literasi Digital dan Cegah Hoaks

Senin, 04 Mei 2026 • 15:51:01 WIB
Bupati Asahan Dorong Kader Aisyiyah Perkuat Literasi Digital dan Cegah Hoaks

ASAHAN — Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menghadiri Pengajian Akbar dalam rangka Milad ke-109 Aisyiyah yang dipusatkan di Masjid Taqwa, Desa Rawang Lama, Kecamatan Rawang Panca Arga, Minggu (3/5/2026). Momentum satu abad lebih organisasi otonom Muhammadiyah ini menjadi ajang refleksi penguatan dakwah di tengah disrupsi teknologi.

Ratusan jamaah dan kader berbaju batik hijau khas Aisyiyah memadati ruang utama masjid sejak pagi. Kehadiran Bupati Taufik Zainal Abidin disambut hangat oleh pimpinan wilayah dan daerah organisasi perempuan tersebut. Acara ini bukan sekadar seremoni, melainkan forum strategis untuk menentukan arah gerak organisasi ke depan.

Peran Strategis Aisyiyah dalam Pendidikan dan Kesehatan

Bupati Taufik menilai usia 109 tahun merupakan bukti kematangan Aisyiyah dalam melayani umat. Menurutnya, kontribusi organisasi ini di Kabupaten Asahan sudah sangat nyata, terutama melalui jaringan pendidikan anak usia dini yang tersebar di berbagai pelosok desa.

Kehadiran TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) dianggap sebagai pilar penting dalam membentuk karakter generasi muda sejak dini. Selain itu, program pemberdayaan perempuan yang dijalankan Aisyiyah dinilai efektif meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di tingkat akar rumput.

Dakwah Aisyiyah tidak lagi sekadar wacana di mimbar. Organisasi ini telah bertransformasi menjadi penggerak solusi konkret melalui aksi sosial dan layanan kesehatan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat Asahan.

Literasi Digital dan Ketahanan Keluarga Jadi Fokus Utama

Mengusung tema "Memperkokoh Kemanusiaan untuk Mewujudkan Perdamaian", Milad kali ini menyoroti tantangan ruang digital. Bupati menekankan agar kader Aisyiyah melek teknologi agar mampu memilah informasi dan tidak terjebak dalam pusaran berita bohong atau hoaks.

Kader perempuan diharapkan menjadi benteng pertama dalam menangkal pengaruh negatif media sosial di lingkungan keluarga. Ketahanan keluarga yang berlandaskan nilai Al-Qur’an dan As-Sunnah menjadi kunci utama menghadapi krisis moral di era modern.

Perempuan memiliki peran sentral sebagai fondasi keluarga. Jika ketahanan keluarga kuat, maka ketahanan masyarakat dan negara secara otomatis akan ikut kokoh menghadapi berbagai tekanan zaman.

Kolaborasi Pemerintah Daerah Tangani Stunting dan Kemiskinan

Pemerintah Kabupaten Asahan mengajak Aisyiyah untuk mempererat sinergi dalam menangani isu-isu krusial daerah. Fokus utama kolaborasi ini meliputi percepatan penurunan angka stunting dan penanggulangan kemiskinan ekstrem di wilayah pedesaan.

Keterlibatan aktif organisasi masyarakat seperti Aisyiyah sangat dibutuhkan untuk menjangkau keluarga-keluarga yang memerlukan intervensi gizi dan pemberdayaan ekonomi. Sinergi antara ulama, pemerintah, dan organisasi kemasyarakatan menjadi modal sosial yang kuat bagi pembangunan daerah.

Kegiatan ini turut dihadiri oleh perwakilan Pimpinan Wilayah Aisyiyah Sumatera Utara, tokoh masyarakat Yabdi Khoir Harahap, serta jajaran legislatif dan tokoh agama setempat. Rangkaian peringatan ditutup dengan doa bersama untuk kemaslahatan umat dan komitmen melanjutkan dakwah yang berkemajuan di Bumi Rambate Rata Raya.

Bagikan
Sumber: kliksumut.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks