Pencarian

MUI Sumut Gelar Pengajian di Masjid Agung Medan Bahas Bekal Akhirat

Senin, 04 Mei 2026 • 10:08:01 WIB
MUI Sumut Gelar Pengajian di Masjid Agung Medan Bahas Bekal Akhirat
Pengajian bulanan MUI Sumut di Masjid Agung Medan membahas bekal akhirat dengan pendekatan seni dan budaya.

MEDAN — Bidang Seni Budaya Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumatera Utara melaksanakan pengajian bulanan rutin di Masjid Agung Medan, Ahad (3/5/2026). Agenda ini menjadi wadah penguatan spiritualitas masyarakat melalui pendekatan seni, budaya, dan nilai-nilai keislaman yang dikemas secara khidmat.

Acara yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut merupakan hasil kolaborasi strategis antara Komisi Seni Budaya MUI Sumut dengan Majelis Dzikir Az-Zikra Sumatera Utara. Di bawah pimpinan dr. Hj. Maryam Lubis, jamaah mengawali rangkaian kegiatan dengan pelaksanaan sholat tasbih dan dzikir bersama untuk menciptakan suasana religius yang mendalam.

Sekretaris Komisi Seni Budaya MUI Sumut, Ustadz Heri Syahputra, M.Th., hadir sebagai penceramah utama. Dalam tausiyahnya, ia membedah tema krusial mengenai refleksi kehidupan bertajuk “Empat Perkara yang Dirampas dari Manusia” sebagai pengingat bagi setiap muslim dalam menghadapi masa depan di akhirat.

Pesan Ustadz Heri Syahputra Soal Empat Perkara yang Dirampas dari Manusia

Ustadz Heri menjelaskan secara rinci bahwa terdapat empat aspek dalam hidup manusia yang pasti akan diambil tanpa bisa dihindari. Poin pertama adalah ruh yang akan dicabut oleh Malaikat Maut secara paksa ketika ajal tiba. Hal ini menjadi pengingat bahwa kematian merupakan kepastian yang tidak dapat ditunda oleh siapa pun.

Perkara kedua berkaitan dengan harta benda. Seluruh kekayaan yang dikumpulkan selama hidup akan berpindah tangan kepada ahli waris, namun tanggung jawab atas sumber dan pemanfaatannya tetap melekat pada pemilik aslinya di hadapan Allah SWT. Ketiga, jasad manusia yang akan hancur dimakan tanah, sehingga penting bagi umat untuk lebih memperhatikan kebutuhan ruhani melalui ilmu dan amal shaleh.

Poin terakhir yang paling diwaspadai adalah berpindahnya pahala amal kepada orang lain. Hal ini terjadi akibat perbuatan zalim kepada sesama manusia, sebagaimana digambarkan dalam hadis tentang golongan orang yang bangkrut di hari kiamat. "Pengajian kali ini sangat menyentuh hati dan menjadi pengingat agar kita senantiasa berbuat baik," ujar salah seorang jamaah dari AMTI IB Medan.

Komitmen MUI Sumut Perkuat Ukhuwah Lewat Program Berkelanjutan

Ketua Bidang Seni Budaya MUI Sumut, Wan Khairunnisah, menegaskan komitmen lembaga untuk terus menggiatkan program ngaji dan dzikir ini secara konsisten. Didampingi Sekretaris Nani Ayum Panggabean, ia melihat kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, melainkan instrumen penting untuk menenangkan hati masyarakat di tengah dinamika zaman.

"Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT, tetapi juga sebagai upaya menenangkan hati serta mempererat ukhuwah islamiyah di tengah masyarakat," kata Wan Khairunnisah di Masjid Agung Medan.

Kehadiran sejumlah tokoh penting seperti anggota Komisi Seni Budaya MUI Sumut, OK Syahril, Sakdiyah Rahman, dan Nuraini Simangunsong, mempertegas dukungan internal organisasi terhadap pembinaan umat. MUI Sumut menargetkan nilai-nilai keislaman dapat semakin membumi melalui pendekatan kultural yang relevan dengan kondisi sosial di Sumatera Utara.

Dampak Penguatan Spiritual Bagi Masyarakat Urban Medan

Penyelenggaraan pengajian di pusat kota seperti Masjid Agung Medan memberikan akses mudah bagi warga urban untuk mendapatkan siraman rohani di hari libur. Pola kolaborasi antara organisasi ulama dan majelis dzikir terbukti efektif dalam memobilisasi jamaah dari berbagai latar belakang organisasi kemasyarakatan.

Melalui konsistensi agenda bulanan ini, MUI Sumatera Utara berharap peran masjid sebagai pusat peradaban dan edukasi kembali kuat. Fokus pada materi yang menyentuh realitas kehidupan, seperti persiapan menghadapi kematian dan pengelolaan harta, dinilai mampu meningkatkan kualitas kesadaran beragama individu secara signifikan.

Kegiatan pengajian ini dijadwalkan akan terus berlangsung setiap Ahad pertama setiap bulannya dengan menghadirkan narasumber dari berbagai pakar di lingkungan MUI Sumatera Utara.

Bagikan
Sumber: mui.or.id

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks