Fauzi SH Apresiasi OMC Bobby Nasution Atasi Kabut Asap Sumut, Ajak Warga Medan Amalkan Pancasila

Penulis: Sutomo  •  Senin, 26 Oktober 2026 | 10:47:01 WIB
Fauzi mengapresiasi operasi modifikasi cuaca Pemprov Sumut dalam upaya mengurangi kabut asap.

MEDAN — Fauzi menyebut penanganan kebakaran hutan dan lahan menuntut kerja konkret lintas instansi, bukan sekadar imbauan. Karena itu, operasi modifikasi cuaca yang digelar Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama dinas dan instansi terkait ia nilai sebagai ikhtiar menambah peluang hujan di wilayah terdampak.

Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution menjadi sasaran apresiasi Fauzi atas langkah tersebut. Menurut legislator Gerindra itu, kabut asap yang menyeruak ke permukiman warga membutuhkan respons cepat agar tidak mengganggu kesehatan maupun aktivitas harian.

Modifikasi Cuaca Dinilai Bantu Kurangi Kabut Asap

Fauzi berharap pelaksanaan operasi modifikasi cuaca mampu menekan pekat kabut asap di sejumlah daerah. Dampak karhutla, katanya, tidak berhenti pada soal lingkungan, tetapi merembet ke kesehatan warga dan kelancaran aktivitas sehari-hari.

"Upaya ini patut diapresiasi. Penanganan karhutla membutuhkan keseriusan, kerja sama, dan langkah yang tepat agar dampak kabut asap dapat dikurangi," ujar Fauzi.

Meski memberi dukungan, Fauzi mengingatkan efektivitas modifikasi cuaca bergantung pada kondisi cuaca, wilayah sasaran, dan hasil pemantauan instansi terkait. Ia tidak menjanjikan hasil instan dari operasi tersebut.

Pancasila Diminta Jadi Pedoman, Bukan Sekadar Pengetahuan

Dalam forum Wawasan Kebangsaan yang sama, Fauzi menyoroti pemahaman Pancasila yang kerap berhenti di tataran hafalan. Nilai-nilai dasar negara itu, menurutnya, baru bermakna bila dipraktikkan di tengah keluarga, lingkungan RT/RW, dan kehidupan bermasyarakat.

Ia merinci sejumlah pengamalan yang ia anggap mendesak: menghormati keyakinan orang lain, menjunjung kemanusiaan, menjaga persatuan, mengutamakan musyawarah saat ada persoalan, serta membangun kepedulian dan keadilan sosial.

"Pancasila harus menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita jaga persatuan, saling menghormati, bergotong royong, dan tidak mudah terpecah belah oleh perbedaan," ajaknya.

Dukungan Warga Jadi Kunci Penanganan Karhutla

Fauzi menempatkan partisipasi masyarakat sebagai bagian tak terpisahkan dari upaya penanganan persoalan lingkungan. Dukungan warga, katanya, menentukan seberapa cepat dampak kabut asap bisa diredam di lapangan.

Melalui kegiatan Wawasan Kebangsaan, ia berharap warga Medan dan Sumatera Utara semakin memahami pentingnya menjaga persatuan sekaligus ambil bagian dalam pembangunan daerah. Kepedulian terhadap lingkungan dan pengamalan Pancasila, menurut Fauzi, bisa berjalan beriringan.

Reporter: Sutomo
Sumber: gerindrasumut.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top