StarCraft Kembali sebagai Open-World Shooter, Rilis Spring 2030

Penulis: Sutomo  •  Minggu, 13 September 2026 | 15:47:31 WIB
Trailer sinematik game StarCraft diperkenalkan Blizzard dalam pengumuman resminya.

SUMATERA UTARA — Jaraknya cukup jauh dari rilis terakhir. StarCraft 2 sudah 16 tahun lalu, sementara remaster StarCraft orisinal muncul sembilan tahun silam. Blizzard menyebut kehadiran game ini dengan kalimat singkat: "it's about damn time."

Kapan StarCraft Baru Bisa Dimainkan

Menurut pengumuman resmi, game ini dijadwalkan hadir pada spring 2030. Artinya, masih ada sekitar empat tahun sejak pengumuman di BlizzCon 2026.

Jeda selama itu bukan hal aneh untuk proyek sebesar ini. Blizzard sendiri belum merinci apakah tanggal tersebut final atau masih bisa bergeser.

Sejarah Panjang Shooter StarCraft yang Gagal

Rumor soal game shooter StarCraft sebenarnya sudah beredar bertahun-tahun. Beberapa proyek dilaporkan masuk tahap pengembangan, tapi tak pernah sampai rilis.

Pembicaraan terakhir soal proyek semacam itu muncul pada 2024. Kini, setelah bertahun-tahun spekulasi, Blizzard akhirnya mengonfirmasi bahwa game tersebut benar-benar dalam pengerjaan.

Trailer Perdana dan Arah Cerita

Blizzard merilis trailer sinematik untuk game berjudul sederhana "StarCraft" ini. Nuansa yang ditampilkan mengarah ke petualangan antariksa berskala besar.

Dalam pengumumannya, Blizzard menulis: "From the farthest reaches of the stars, a new mission calls." Kalimat itu mengisyaratkan misi baru di semesta StarCraft yang lebih luas dari sekadar RTS.

Apa Itu Open-World Shooter

Genre open-world shooter berarti pemain menjelajahi dunia luas secara bebas, bukan mengikuti jalur linear. Elemen shooter menandakan mekanik tembak-menembak jadi inti permainan.

Pendekatan ini berbeda jauh dari StarCraft klasik yang bergenre real-time strategy (RTS). Blizzard tampaknya ingin memperluas franchise ke audiens yang lebih luas lewat format aksi orang pertama atau ketiga.

Posisi di Pasar Game Global

Kebangkitan StarCraft menyusul tren serupa di industri, di mana publisher besar menghidupkan kembali IP legendaris. Pasar game Indonesia sendiri termasuk penggemar berat waralaba Blizzard, terutama lewat PC dan battle.net.

Namun, dengan jadwal rilis 2030, game ini masih sangat jauh dari tangan pemain. Banyak hal bisa berubah dalam empat tahun ke depan, termasuk arah desain dan platform yang didukung.

Bagi penggemar setia StarCraft, pengumuman ini jadi sinyal bahwa semesta franchise tidak ditinggalkan. Untuk pemain baru, masih ada waktu panjang menunggu sebelum bisa mencobanya.

Reporter: Sutomo
Sumber: engadget.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top