PEMATANGSIANTAR — Personel Sat Binmas Polres Pematangsiantar mendatangi langsung kediaman para tokoh agama di beberapa kelurahan. Kegiatan yang berlangsung pekan ini itu merupakan bagian dari upaya preventif kepolisian untuk meredam potensi konflik sosial dan menjaga kondusivitas wilayah.
Dalam pertemuan tersebut, petugas menyampaikan imbauan agar para pemuka agama turut aktif menyebarluaskan informasi positif kepada jemaat masing-masing. Tokoh agama dianggap memiliki peran strategis sebagai jembatan komunikasi antara aparat dan masyarakat.
"Kami berharap para tokoh agama dapat menjadi mitra Polri dalam menyampaikan pesan-pesan kamtibmas, terutama soal bahaya hoaks dan ujaran kebencian yang kerap muncul saat musim kampanye," ujar Kanit Binmas Polres Pematangsiantar yang memimpin kegiatan tersebut.
Kunjungan ke tokoh agama Kristen dan Buddha ini menyasar sejumlah lokasi di Kecamatan Siantar Marihat dan Siantar Martoba. Dialog berlangsung hangat dan terbuka, membahas isu-isu aktual terkait keamanan lingkungan.
Para tokoh agama menyambut baik inisiatif kepolisian. Mereka sepakat untuk terus menjaga kerukunan antarumat beragama yang sudah terjalin baik di Kota Pematangsiantar.
"Kami siap bersinergi dengan Polres Pematangsiantar. Intinya, kami ingin kota ini tetap aman dan damai, apapun perbedaan pilihan politiknya," kata salah satu tokoh agama Buddha yang dikunjungi.
Kegiatan sambang ini merupakan rangkaian dari program rutin Sat Binmas yang menyasar berbagai elemen masyarakat. Selain tokoh agama, polisi juga menjalin komunikasi dengan tokoh pemuda, tokoh adat, dan komunitas lainnya.
Kapolres Pematangsiantar melalui Kasat Binmas menegaskan bahwa pendekatan humanis dan preventif terus diutamakan. Hal ini dinilai efektif untuk menekan angka gangguan kamtibmas serta memastikan pesta demokrasi berjalan aman dan tertib.