MEDAN — Menjelang libur panjang Idul Adha 1447 Hijriah, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara (Divre I Sumut) menggelontorkan kapasitas 43.160 tempat duduk. Rata-rata 8.632 kursi tersedia setiap harinya untuk berbagai relasi perjalanan di Sumatera Utara.
Periode angkutan libur Idul Adha berlangsung mulai 27 hingga 31 Mei 2026. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara, Anwar Yuli Prastyo, mengatakan lonjakan penumpang sudah terlihat dari data penjualan tiket yang mencapai 18.902 lembar hingga Minggu lalu.
“Libur panjang Idul Adha biasanya dimanfaatkan masyarakat untuk pulang kampung, bersilaturahmi, maupun melakukan perjalanan wisata. Karena itu, kami menyiapkan kapasitas tempat duduk yang memadai,” ujar Anwar di Medan, Minggu (24/5).
KAI Divre I Sumut mengoperasikan kereta api (KA) Sribilah Fakultatif relasi Medan–Rantauprapat pulang-pergi (PP) mulai 22 hingga 31 Mei 2026. Kereta ini membawa empat kereta kelas ekonomi dengan tarif mulai Rp130.000.
Jadwal keberangkatan dari Stasiun Medan pukul 10.10 WIB. Sepanjang perjalanan, kereta melayani naik turun penumpang di 15 stasiun pemberhentian hingga Stasiun Rantauprapat.
Menurut Anwar, kereta api tetap menjadi moda utama masyarakat Sumatera Utara saat libur panjang karena menawarkan efisiensi waktu. “Kereta api menawarkan perjalanan dengan jadwal yang lebih teratur, waktu tempuh yang terukur, serta bebas dari kemacetan lalu lintas jalan raya,” katanya.
KAI Divre I Sumut mengimbau masyarakat memesan tiket lebih awal melalui aplikasi Access by KAI maupun kanal penjualan resmi lainnya. Langkah ini untuk mengamankan jadwal perjalanan yang diinginkan saat puncak arus mudik Idul Adha.
KAI Divre I Sumut berkomitmen menghadirkan layanan perjalanan yang aman, nyaman, selamat, dan tepat waktu selama masa libur Idul Adha. “Masyarakat dapat menikmati perjalanan dengan lebih tenang dan berkesan,” kata Anwar menambahkan.