MEDAN — Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Medan menggelar Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Hari Bermuhammadiyah. Acara yang berlangsung di Aula PDM Medan ini dihadiri oleh kader dan simpatisan dari berbagai cabang di wilayah Kota Medan.
Guru Besar UIN Sumatera Utara yang dihadirkan sebagai penceramah utama menyampaikan tausyiah yang mengupas tentang kontribusi Muhammadiyah dalam pembangunan sumber daya manusia di daerah. Tausyiah tersebut menekankan pentingnya konsistensi organisasi dalam menjalankan misi dakwah dan pendidikan.
Dalam ceramahnya, sang Guru Besar mengingatkan bahwa semangat Hari Bermuhammadiyah bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk merefleksikan peran kader di tengah masyarakat. “Muhammadiyah harus terus hadir sebagai solusi atas persoalan umat, terutama di bidang pendidikan dan sosial,” ujarnya saat memberikan tausyiah di hadapan peserta.
Tabligh Akbar ini merupakan puncak dari serangkaian kegiatan yang telah digelar PDM Medan. Sebelumnya, berbagai agenda keagamaan dan sosial telah dilaksanakan untuk memperkuat ukhuwah antarwarga Muhammadiyah.
Pantauan di lokasi, peserta yang hadir tampak antusias mengikuti jalannya acara sejak awal hingga akhir. Mereka duduk di kursi-kursi yang telah disediakan panitia di aula utama, sementara beberapa peserta lainnya mengikuti dari ruang serbaguna yang terhubung dengan pengeras suara.
Hari Bermuhammadiyah sendiri merupakan agenda tahunan yang digelar untuk memperkuat kembali pemahaman dan komitmen kader terhadap nilai-nilai organisasi. PDM Medan berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin untuk menjaga semangat dakwah di kalangan warga persyarikatan.
Dengan adanya tausyiah dari Guru Besar UIN Sumatera Utara, peserta diharapkan mendapatkan pencerahan dan motivasi baru dalam mengabdi kepada masyarakat melalui berbagai program Muhammadiyah ke depannya.