SUMATERA UTARA — Perum Bulog Cabang Rejang Lebong melaporkan seluruh stok beras bantuan pangan untuk Kabupaten Kepahiang telah didistribusikan. Proses penyaluran yang berlangsung sejak 15 Agustus 2026 ini menargetkan 18.899 KPM dengan total volume beras mencapai 566,9 ton.
Penyaluran ini merupakan tindak lanjut arahan Badan Pangan Nasional (Bapanas) untuk mengendalikan lonjakan Indeks Perkembangan Harga (IPH) di Kepahiang, yang dipicu oleh kenaikan harga beras premium di pasaran.
Rincian Penerima di Delapan Kecamatan
Bantuan didistribusikan ke seluruh kecamatan di Kabupaten Kepahiang. Kecamatan Kepahiang menjadi wilayah dengan penerima terbanyak, yakni 4.839 KPM, disusul Ujan Mas dengan 3.494 KPM.
Wilayah lainnya meliputi Bermani Ilir (2.444 KPM), Tebat Karai (2.046 KPM), Muara Kemumu (1.924 KPM), Kabawetan (1.479 KPM), Merigi (1.467 KPM), dan Seberang Musi (1.206 KPM).
Jumlah Penerima Naik 3 Persen
Dian Zachriani menyebutkan terjadi penambahan jumlah penerima pada periode ini. Dibandingkan penyaluran sebelumnya yang mencatat 18.248 KPM, angka kali ini mengalami kenaikan sekitar tiga persen.
"Alhamdulillah penyaluran bantuan pangan untuk Kabupaten Kepahiang saat ini sudah 100 persen. Jumlah beras yang disalurkan sebanyak 566,9 ton dengan jumlah penerima sebanyak 18.899 KPM," kata Dian dalam keterangannya, Jumat (22/8).
Setiap KPM Mendapat 30 Kilogram
Setiap keluarga penerima mendapatkan jatah beras sebanyak 30 kilogram untuk pengalokasian tiga bulan sekaligus. Artinya, setiap bulan berhak menerima 10 kilogram beras.
Bulog memastikan kualitas dan ketepatan waktu distribusi menjadi prioritas utama. Seluruh proses pendistribusian mengacu pada prinsip tepat sasaran, tepat jumlah, tepat waktu, dan tepat kualitas.
Status Penyaluran di Kabupaten Lain
Sementara itu, penyaluran bantuan pangan untuk dua kabupaten lain di wilayah kerja Bulog Rejang Lebong masih berjalan. Proses pengiriman untuk Kabupaten Lebong dan Kabupaten Rejang Lebong saat ini masih dalam tahap bertahap.
Masyarakat yang ingin memastikan status sebagai penerima bantuan pangan dapat memeriksa data secara mandiri melalui situs resmi cekbansos.kemensos.go.id. Pastikan data kependudukan sesuai dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK) yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Waspadai modus penipuan yang mengatasnamakan petugas Bulog atau pendamping sosial. Seluruh proses penyaluran bantuan ini tidak dipungut biaya apapun.