SUMATERA UTARA — Nasib game fisik di konsol generasi berikutnya masih menjadi tanda tanya besar. CEO Xbox, Asha Sharma, memberikan sinyal positif namun ambigu mengenai keberadaan disc drive di konsol terbaru mereka yang bercode name Project Helix. Ia mengaku sadar betul para pemain masih menyukai media fisik, tetapi perusahaan saat ini tengah fokus pada efisiensi dan keterjangkauan harga.
Prioritas Xbox: Efisiensi dan Harga Terjangkau
Berbicara dengan BBC pada Agustus 2026, Sharma tidak memberikan jawaban pasti soal spesifikasi Project Helix. Ia justru menyoroti tantangan industri yang tengah dilanda krisis hardware dan komponen.
"Generasi berikutnya, kami harus memikirkan efisiensi dan keterjangkauan di samping performa," ujar Sharma. "Seluruh industri perlu mulai berinovasi pada keterjangkauan dan efisiensi. Itu adalah sesuatu yang selama ini tidak perlu kami lakukan. Namun dengan krisis yang terjadi saat ini, semua orang harus memikirkannya dan memberi pemain lebih banyak pilihan dalam cara bermain dan membeli konsol."
Jawaban soal Disc Drive dan Media Fisik
Sharma tidak mau mengonfirmasi atau membantah keberadaan disc drive pada Project Helix. Namun, ia memastikan bahwa pihaknya ingin memberikan kebebasan kepada pemain dalam memilih cara membeli konten game.
"Saya tahu pemain menyukai media fisik, dan saya tahu ada banyak keuntungan dari media digital. Saya ingin memastikan orang-orang punya pilihan. Ada tumpukan game di rak setiap orang," jelasnya.
Pernyataan ini menjadi angin segar bagi komunitas yang masih setia pada koleksi fisik. Apalagi, Xbox baru saja mengumumkan program disc-to-digital yang memungkinkan pemain mengubah game fisik mereka menjadi perpustakaan digital.
Program Disc-to-Digital: Langkah Xbox di Tengah Peralihan Digital
Program tersebut pertama kali bocor pada awal musim panas lalu dan resmi diumumkan pada 26 Agustus saat Gamescom. Xbox Insiders akan mendapat akses pertama mulai 31 Agustus sebelum akhirnya dibuka untuk semua pemain pada tanggal yang belum diumumkan.
Langkah ini membuat Xbox tampak lebih unggul dibandingkan PlayStation yang memutuskan menghentikan produksi disc game fisik mulai Januari 2028. Keputusan Sony tersebut jelas tidak populer dan memicu gelombang protes dari gamer di kolom komentar media sosial mereka.
Nasib Game Fisik di Tengah Tren Digital
GTA 6, game paling dinanti dalam beberapa tahun terakhir, juga dilaporkan tidak akan menyertakan disc fisik. Sebagai gantinya, Rockstar akan menyertakan kode digital di dalam kotak kemasannya.
Bos Take-Two, Strauss Zelnick, membela keputusan tersebut dengan alasan disc "tidak masuk akal bagi konsumen." Sementara itu, laporan sebelumnya mengisyaratkan bahwa Project Helix kemungkinan besar akan sepenuhnya digital. Namun, hingga kini, nasib disc drive di konsol generasi berikutnya milik Microsoft masih menjadi misteri.