Pencarian

Indodax dan Bank INA Luncurkan Kartu Co-Brand, Tabungan Digital Terhubung Aset Kripto

Sabtu, 22 Agustus 2026 • 10:36:32 WIB
Indodax dan Bank INA Luncurkan Kartu Co-Brand, Tabungan Digital Terhubung Aset Kripto
Indodax dan Bank INA meluncurkan kartu co-brand yang menghubungkan tabungan digital dengan ekosistem aset kripto.

SUMATERA UTARA — Kolaborasi ini menggarisbawahi arah baru industri: bursa kripto tidak lagi sekadar tempat jual-beli aset, tetapi mulai merambah layanan finansial ritel. Melalui kartu co-brand, pengguna Indodax yang memenuhi syarat dapat membuka rekening Tabungan Digital Bank INA lewat aplikasi Binadigital. Kartu tersebut kemudian bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan transaksi sehari-hari, dari belanja hingga tarik tunai.

Sinergi Salim Group: Menjembatani Kripto dan Perbankan

Bagi Bank INA, yang merupakan bagian dari Salim Group, kerja sama ini adalah cara memperluas basis nasabah tanpa membangun jaringan kantor fisik. Wakil Direktur Utama Bank INA, Yulius Purnama Junaedi, menegaskan kolaborasi ini sejalan dengan komitmen perseroan menghadirkan layanan keuangan yang adaptif.

"Kolaborasi strategis antara Bank INA dan Indodax merupakan komitmen kami dalam memperluas jangkauan perbankan digital yang inklusif. Sebagai bagian dari Salim Group, Bank INA terus berinovasi untuk menyajikan layanan finansial yang adaptif," ujar Yulius dalam keterangan resmi, Sabtu (22/8/2026).

Langkah ini juga menjadi sinyal bahwa konglomerasi besar mulai serius menggarap segmen pengguna aset digital yang selama ini kerap kesulitan mengakses layanan perbankan konvensional.

Bukan Sekadar Kartu Debit Biasa

CEO Indodax William Sutanto menyebut produk ini dirancang untuk memberi fleksibilitas lebih bagi member dalam bertransaksi. Ia menambahkan, pengguna tetap bisa memanfaatkan layanan perbankan penuh dari Bank INA melalui Binadigital, bukan sekadar kartu pembayaran.

"Kolaborasi ini merupakan salah satu upaya Indodax untuk memberikan kemudahan dan pilihan yang lebih luas bagi member dalam memenuhi kebutuhan transaksi sehari-hari. Melalui Kartu Co-Brand Bank INA x Indodax, kami berharap member dapat memperoleh pengalaman transaksi yang semakin praktis, dengan tetap memanfaatkan layanan perbankan yang disediakan oleh Bank INA melalui Binadigital," jelas William.

Skema ini menarik karena memisahkan fungsi investasi kripto dari fungsi transaksi harian. Saldo aset digital di Indodax tidak tercampur dengan saldo rekening Bank INA, namun keduanya terhubung dalam satu ekosistem aplikasi.

Manfaat dan Syarat yang Perlu Dicermati

Indodax menyebut pengguna yang memenuhi persyaratan berkesempatan memperoleh manfaat program tertentu. Namun, detail mengenai biaya administrasi, limit transaksi, atau skema cashback belum dirinci lebih lanjut.

Beberapa hal yang biasanya perlu diperhatikan nasabah sebelum mengaktifkan kartu co-brand jenis ini: - Biaya bulanan atau syarat saldo minimum untuk membebaskan administrasi. - Batas maksimum transaksi harian untuk keamanan. - Ketentuan program poin atau reward yang berlaku.

Bagi investor, kolaborasi ini menunjukkan upaya Indodax memperkuat retensi pengguna di tengah lesunya volume perdagangan kripto pasca-tahun 2024. Dengan adanya utilitas kartu, pengguna punya alasan lebih untuk tetap menyimpan dana di ekosistem Indodax ketimbang pindah ke platform lain.

Regulasi mengenai aset kripto di Indonesia yang kini berada di bawah pengawasan OJK juga menjadi variabel penting. Skema kerja sama ini akan menjadi uji kepatuhan terhadap aturan pemisahan dana nasabah dan prinsip kehati-hatian perbankan.

Follow inisumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ekbis.sindonews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks