Pencarian

Baic T1 Bakal Dirakit di Indonesia Mulai Desember 2026, Harga Ditargetkan di Bawah Rp350 Juta

Kamis, 20 Agustus 2026 • 14:09:58 WIB
Baic T1 Bakal Dirakit di Indonesia Mulai Desember 2026, Harga Ditargetkan di Bawah Rp350 Juta
JIO Distribusi Indonesia memulai tahap importasi 120 unit Baic T1 untuk memenuhi permintaan pasar sebelum perakitan lokal dimulai pada Desember 2026.

SUMATERA UTARA — JIO Distribusi Indonesia selaku agen pemegang merek (APM) Baic memastikan tahapan menuju produksi lokal T1 sudah dimulai. Saat ini, tahap awal importasi 120 unit T1 telah masuk ke Indonesia untuk memenuhi permintaan pasar sembari menunggu proses perakitan lokal berjalan. COO JIO Distribusi Indonesia, Dhany Yahya, menyebut total unit yang bisa dikapalkan hingga bulan depan mencapai sekitar 220 unit.

Skema Perakitan dan Target TKDN 60 Persen

Perakitan T1 akan mengikuti pola yang sama seperti model Baic lainnya, yaitu menggandeng Handal Indonesia Motor sebagai pabrik rekanan. Pada tahap awal, target TKDN yang dikejar sebesar 40 persen. Angka ini direncanakan naik menjadi 60 persen setelah perusahaan merealisasikan investasi baru senilai Rp65 miliar untuk fasilitas perakitan baterai.

Kenaikan TKDN ini menjadi kunci bagi Baic untuk mendapatkan insentif pajak dari pemerintah. Dhany menyampaikan bahwa dengan TKDN yang lebih tinggi, T1 diharapkan memenuhi syarat untuk bebas dari pajak mewah (luxury tax).

Harga T1 Bisa Turun, Ini Syaratnya

Lokalisasi produksi dan pembebasan pajak menjadi dua faktor utama yang membuat Baic percaya diri bisa memangkas harga T1. Saat ini, harga khusus T1 untuk 1.000 konsumen pertama di GIIAS 2026 dibanderol Rp373 juta, atau lebih murah Rp20 juta dari harga retail resmi Rp393 juta.

"Jadi kemarin harga pun yang kita memang sudah disubsidi ya, harapan kami memang di bawah Rp350 juta," kata Dhany saat ditemui di Lembang, Jawa Barat, Selasa (18/8).

Meski peluang penurunan harga terbuka lebar, Baic belum mau berkomentar soal kemungkinan kompensasi bagi konsumen yang sudah membeli T1 dengan harga lebih tinggi. Saat ini, proses pengiriman unit T1 sudah berjalan. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), sebanyak 16 unit T1 telah terdistribusi ke dealer secara wholesale.

Respons Konsumen dan Jumlah Pemesanan di GIIAS 2026

Antusiasme terhadap T1 terbilang positif selama pameran GIIAS 2026. Dari total 407 surat pemesanan kendaraan (SPK) yang dikumpulkan Baic, sebanyak 139 SPK di antaranya merupakan pesanan untuk T1. Lebih dari 200 pengunjung juga telah melakukan uji coba langsung terhadap mobil listrik tersebut.

Menurut Dhany, para calon konsumen memberikan respons baik, namun banyak yang meminta kesempatan test drive dengan rute yang lebih panjang. "Dan mereka mengatakan kendaraan ini memang bagus tapi memang mereka butuh test drive yang lebih panjang lagi," ujarnya.

Baic juga berharap pemerintah kembali memberikan insentif tambahan untuk kendaraan listrik guna mendukung percepatan adopsi mobil ramah lingkungan di Indonesia. "Harapan juga bahwa pemerintah lagi cooking something yang untuk memberikan insentif untuk mobil listrik. Dan ini kita harapkan juga ada tambahan," pungkas Dhany.

Follow inisumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks