Pencarian

Rasio Open Interest Bitcoin Futures Capai Level Rentan, Pasar Kripto Terancam Gejolak Harga Tajam

Senin, 17 Agustus 2026 • 13:02:01 WIB
Rasio Open Interest Bitcoin Futures Capai Level Rentan, Pasar Kripto Terancam Gejolak Harga Tajam
Rasio open interest terhadap volume perdagangan futures Bitcoin menunjukkan potensi gejolak harga di pasar kripto.

Data dari Coinglass menunjukkan nilai total posisi terbuka di pasar futures Bitcoin mencapai sekitar US$48 miliar, sementara volume perdagangan 24 jam hanya tercatat US$25 miliar. Senjang antara keduanya ini mengindikasikan bahwa likuiditas yang tersedia untuk mengelola posisi jauh lebih tipis dibandingkan besarnya risiko yang ditanggung pelaku pasar.

Untuk memahami konteksnya, pada periode 2019-2020, volume perdagangan justru melampaui open interest hingga dua sampai tiga kali lipat. Kini, situasinya terbalik secara drastis, menunjukkan perubahan signifikan dalam dinamika pasar.

Analogi Klub Eksklusif: Mengapa Senjang Ini Berbahaya?

Analogi sederhananya, open interest ibarat jumlah orang di dalam sebuah klub eksklusif. Jika satu orang keluar dan yang lain masuk bersamaan, total penghuni tetap sama. Sementara itu, volume adalah seberapa sering pintu depan klub terbuka dan tertutup, mengukur tingkat aktivitas dan pergantian.

Ketika volume jauh tertinggal di belakang open interest, pasar menjadi seperti klub besar dengan pintu keluar yang sangat sempit. Jika banyak orang mencoba keluar secara bersamaan, prosesnya akan kacau dan menimbulkan dampak yang berlebihan.

Skenario Terburuk: Likuidasi Beruntun dan Harga Jatuh Lebih Dalam

Analis dari Glassnode menyebut situasi ini sebagai risiko mekanis. Ketika open interest membumbung tinggi di atas volume harian, gelombang likuidasi yang dipicu oleh margin call akan kesulitan menemukan likuiditas untuk menyerapnya. Akibatnya, pergerakan harga yang merugikan bisa berlanjut lebih jauh dari yang seharusnya.

Risiko ini terutama mengancam arah pergerakan ke bawah. Permintaan yang melemah dan minimnya order beli (resting bids) di level harga lebih rendah memperparah potensi penurunan.

"Rentang order beli yang membentuk kisaran harga musim panas mencapai puncaknya pada awal Juli dan telah menipis sekitar sepertiganya," tulis Glassnode dalam laporannya. Artinya, jika harga kembali menguji level terendah Juni di US$58.000, jumlah pembeli yang siap menahan jatuhnya harga jauh lebih sedikit, meningkatkan risiko penurunan yang lebih curam.

Volume Spot yang Tipis Makin Memperbesar Potensi Gejolak

Kompleksitas lain datang dari ketimpangan volume antara pasar spot dan futures. Volume spot 24 jam hanya mencatatkan US$12,55 miliar, jauh lebih rendah dibandingkan US$25 miliar di pasar futures. Dengan likuiditas di pasar spot yang minim, potensi pergerakan harga yang berlebihan menjadi semakin besar.

Hingga berita ini ditulis, pasar masih relatif tenang. Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$63.500, naik 1% sejak tengah malam UTC. Namun, ketenangan ini bisa berubah sewaktu-waktu jika pemicu katalis tiba-tiba muncul di tengah struktur pasar yang rapuh ini.

Follow inisumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: coindesk.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks