MEDAN — Momentum peringatan detik-detik Proklamasi dijadikan Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution untuk menegaskan kembali pentingnya meneladani nilai-nilai perjuangan. Menurutnya, semangat para pahlawan tidak boleh berhenti menjadi catatan sejarah belaka.
Bobby menekankan bahwa pengorbanan para pejuang harus menjadi sumber inspirasi bagi generasi penerus. Hal itu diwujudkan lewat kerja keras, menjaga persatuan, dan memberikan pengabdian terbaik bagi kemajuan bangsa.
“Upacara kehormatan, ziarah nasional, dan renungan suci ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum bagi kita untuk merenungkan kembali besarnya pengorbanan para pahlawan bangsa,” ujar Bobby dalam keterangan resmi yang diterima redaksi, Senin (17/8/2026).
Nilai Kepahlawanan untuk Kerja Nyata
Bobby menegaskan, nilai-nilai kepahlawanan harus diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satunya melalui kerja nyata dalam membangun daerah.
Semangat pengorbanan dan ketulusan para pejuang, lanjutnya, menjadi teladan dalam menjalankan amanah pembangunan. Tujuannya jelas, mewujudkan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara.
Dipimpin Pangdam I/BB, Diakhiri Doa Bersama
Apel Kehormatan dan Renungan Suci berlangsung khidmat. Bertindak sebagai inspektur upacara adalah Panglima Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan (Pangdam I/BB) Mayjen TNI Hendy Antariksa.
Dalam naskah renungan suci yang dibacakan, terdapat komitmen untuk melanjutkan cita-cita perjuangan para pendahulu. Pengorbanan mereka disebut sebagai pijakan bagi generasi penerus dalam mengabdi kepada negara.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan doa bersama untuk para pahlawan yang telah gugur. Doa dipanjatkan agar arwah mereka diterima dan ditempatkan di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
Hadirkan Forkopimda dan OPD
Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Gubernur Sumut Surya. Hadir pula jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Sumut.
Sejumlah instansi terkait lainnya juga tampak hadir dalam apel kehormatan yang digelar di Jalan Sisingamangaraja, Medan, tersebut.