Informasi ini pertama kali diungkap oleh jurnalis Bloomberg Mark Gurman, yang kerap akurat membocorkan rencana produk Apple sebelum peluncuran resmi. Menurut Gurman, mekanisme fitur ini akan memanfaatkan infrastruktur Apple Cash yang sudah ada—sistem yang memungkinkan pengguna mengirim dan menerima uang antar sesama pengguna iPhone dan Apple Watch. Dengan kata lain, pengguna tak perlu lagi menginstal aplikasi pihak ketiga hanya untuk urusan membagi tagihan makan malam atau biaya liburan.
Fitur Kalkulasi Otomatis yang Lebih dari Sekadar Bagi Rata
Yang membedakan fitur ini dari sekadar fitur transfer biasa adalah kemampuannya membaca struk secara visual. Pengguna cukup memotret bill, lalu sistem akan mengenali item, menghitung porsi masing-masing orang, dan menambahkan pajak serta tip secara proporsional. Gurman menyebut fitur ini sebagai "alat baru yang bisa menghitung bagian setiap orang, termasuk biaya item, pajak, dan tip."
Ini bukan sekadar fitur bagi rata. Di skenario nyata, misalnya saat makan berombongan di restoran, satu orang bisa membayar steak termahal, sementara yang lain cukup membayar minumannya saja. Semua dihitung otomatis oleh sistem.
Apple Makin Serius Garap Ekosistem Keuangan Digital
Fitur split bill ini bukan satu-satunya tambahan untuk Apple Wallet di iOS 27. Gurman sebelumnya juga melaporkan bahwa Wallet akan mendukung pembuatan pass kustom untuk tiket digital, kartu anggota, dan lainnya. Langkah ini menunjukkan ambisi Apple untuk menjadikan Wallet sebagai pusat transaksi harian—bukan sekadar tempat menyimpan kartu kredit dan boarding pass.
Dengan masuknya Apple ke ranah yang selama ini dikuasai Splitwise, persaingan aplikasi pembagi tagihan dipastikan akan memanas. Bedanya, Apple punya keunggulan integrasi sistem: fitur ini langsung tertanam di OS, tanpa perlu registrasi akun tambahan atau unduh aplikasi.
WWDC Pekan Depan: Siri Mandiri hingga Integrasi AI Pihak Ketiga
Informasi tentang iOS 27 mengalir deras menjelang gelaran Worldwide Developers Conference (WWDC) pekan depan. Selain fitur Wallet, bocoran terbesar adalah kehadiran aplikasi Siri yang berdiri sendiri—tidak lagi sekadar asisten yang menumpang di pengaturan sistem. Siri versi baru dikabarkan mampu memahami konteks personal pengguna dan mengeksekusi beberapa permintaan sekaligus.
Apple juga disebut akan mengintegrasikan Siri ke dalam aplikasi Kamera. Lebih jauh lagi, perusahaan yang berbasis di Cupertino itu mungkin mengizinkan model AI pihak ketiga—dari Google, Anthropic, dan lainnya—untuk menggerakkan fitur Apple Intelligence. Ini adalah perubahan haluan yang signifikan dari sikap Apple yang selama ini sangat tertutup terhadap teknologi eksternal.
Bagi pengguna Indonesia, fitur split bill ini mungkin baru terasa relevan jika Apple Cash resmi beroperasi di dalam negeri—yang hingga saat ini belum ada kepastian. Namun secara teknis, tidak menutup kemungkinan fitur ini bisa berfungsi dengan metode pembayaran lokal jika Apple membuka sistemnya. Yang jelas, iOS 27 akan menjadi salah satu pembaruan paling ambisius Apple dalam beberapa tahun terakhir.