Kualitas Udara Sumut Memburuk, Dinkes Imbau Warga Batasi Aktivitas di Luar Rumah dan Pakai Masker

Penulis: Sutomo  •  Senin, 26 Oktober 2026 | 08:16:31 WIB
Dinas Kesehatan Sumut berkoordinasi dengan 33 kabupaten/kota untuk mengantisipasi dampak kualitas udara yang memburuk terhadap kesehatan warga.

MEDAN — Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara telah berkoordinasi dengan dinas kesehatan di 33 kabupaten/kota untuk mengantisipasi dampak buruk kualitas udara terhadap kesehatan warga. Koordinasi mencakup daerah yang terdampak maupun yang belum terdampak polusi.

Masker dibagikan melalui Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Keluarga (PKK) Provinsi Sumut Kahiyang Ayu bersama Dinas Kesehatan Kota Medan di wilayah setempat. Langkah itu menyasar warga yang tetap harus beraktivitas di luar ruangan.

Masker Wajib Menutup Hidung dan Mulut secara Rapat

Hery menegaskan pemakaian masker bukan sekadar formalitas. "Bagi masyarakat yang harus beraktivitas di luar rumah, kita anjurkan menggunakan masker yang sesuai agar dapat menutup hidung dan mulut secara rapat," kata dia.

Warga yang tidak punya keperluan mendesak di luar rumah diminta tetap berada di dalam ruangan. "Jika memang tidak terlalu perlu, alangah baiknya kita tetap berdiam diri di dalam rumah, jika keluar rumah, gunakan masker," ujar Hery.

Cuci Tangan dan Wajah Setelah Beraktivitas di Luar

Setelah beraktivitas di luar ruangan, masyarakat dianjurkan mencuci tangan dan wajah untuk menjaga kebersihan. Dinkes Sumut juga meminta warga menerapkan pola hidup sehat agar daya tahan tubuh tetap terjaga.

Pola hidup sehat yang dimaksud mencakup mencuci sayur, buah, dan bahan makanan lain sebelum dikonsumsi, minum air putih cukup, serta mengonsumsi makanan bergizi seimbang. Menu harian dianjurkan memuat nasi, sayur, daging, buah, dan sumber protein seperti telur, ikan, dan udang.

Warga Diminta Saling Mengingatkan di Lingkungan Sekitar

Dinkes Sumut mengajak masyarakat menyebarkan informasi pencegahan kepada anggota keluarga, teman, dan lingkungan sekitar. "Kita bersama-sama menyampaikan informasi yang baik kepada seluruh masyarakat, terutama untuk keluarga, lingkungan, dan teman-teman sekerja," ungkap Hery.

Imbauan ini keluar saat kualitas udara di Sumut memburuk. Pemerintah provinsi belum merinci wilayah mana saja yang paling terdampak maupun sumber pencemarannya.

Reporter: Sutomo
Sumber: metrotvnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top