Pemkab Mandailing Natal Luncurkan SiBUNGO, Sistem PBB Online Berbasis Geospasial untuk Tekan Kebocoran PAD

Penulis: Ragil  •  Kamis, 06 Agustus 2026 | 19:06:31 WIB
Bupati Mandailing Natal meluncurkan SiBUNGO, sistem PBB online berbasis geospasial untuk meningkatkan akurasi data pajak.

PANYABUNGAN — Kabupaten Mandailing Natal tidak lagi mengandalkan pendataan manual untuk mengelola Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Melalui SiBUNGO, seluruh data objek pajak kini terintegrasi dengan teknologi geospasial, sehingga identifikasi lokasi tanah dan bangunan menjadi lebih presisi dibanding metode sebelumnya.

Bupati Madina H. Saipullah Nasution menegaskan langkah ini merupakan bagian dari percepatan Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) yang didorong pemerintah pusat. Ia menyebut digitalisasi adalah kebutuhan mendesak untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan sekaligus menjawab persoalan kebocoran penerimaan.

Mengurangi Kebocoran Penerimaan Daerah

Kepala Bapenda Madina Ahamad Yasir Lubis menjelaskan, sistem ini dikembangkan karena data objek PBB-P2 selama ini kerap tidak akurat dan tidak terintegrasi. Dengan SiBUNGO, pemutakhiran data bisa dilakukan lebih cepat dan monitoring penerimaan berjalan secara real time.

“Sistem ini ditetapkan melalui Keputusan Bupati Nomor: 970/0528/K/2026 tanggal 12 Juni 2026,” ujarnya dalam laporan resmi yang dibacakan di hadapan pimpinan daerah.

Bupati Saipullah menambahkan, sistem ini bukan sekadar alat administrasi, melainkan instrumen reformasi pengelolaan pendapatan.

“Pada hari ini kami meluncurkan SiBUNGO MADINA sebagai wujud komitmen mereformasi pengelolaan pendapatan daerah,” kata Bupati.

Enam Manfaat SiBUNGO bagi Wajib Pajak

Peluncuran sistem ini diharapkan mengubah cara warga Madina berinteraksi dengan layanan pajak daerah. Berikut manfaat utama yang ditawarkan SiBUNGO:

  • Mempermudah pelayanan kepada Wajib Pajak
  • Mempercepat pendataan, penetapan, dan pembayaran pajak
  • Menyediakan data pajak yang akurat dan real time
  • Memperkuat pengawasan dan kepatuhan Wajib Pajak
  • Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara berkelanjutan
  • Mengurangi kebocoran penerimaan daerah

Target Jangka Panjang: Kemandirian Fiskal Madina

Bupati meminta Bapenda Madina terus menyempurnakan sistem dan menggencarkan sosialisasi ke masyarakat. Ia berharap peluncuran ini menjadi momentum meningkatkan indeks ETPD dan memperkuat fondasi fiskal Kabupaten Mandailing Natal.

Langkah ini sekaligus menempatkan Madina sejajar dengan daerah lain di Sumatera Utara yang lebih dulu mengadopsi sistem pajak berbasis digital. Ke depan, akurasi data geospasial diharapkan mampu memperluas basis wajib pajak tanpa perlu menaikkan tarif.

Reporter: Ragil
Sumber: orbitdigitaldaily.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top