MEDAN — Personel Batalyon A, B, dan C Pelopor diterjunkan untuk berjaga di titik-titik SPBU yang dinilai rawan. Komandan Satuan Brimob Polda Sumut Kombes Pol Rendra Salipu mengatakan pengamanan ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjamin pelayanan publik.
"Kehadiran personel sebagai bentuk nyata komitmen Polri dalam menjamin keamanan setiap aktivitas pelayanan publik, khususnya di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat pada sektor distribusi BBM," ujar Rendra di Medan, Rabu.
Selain berjaga, personel Brimob juga mengatur arus lalu lintas dan berkoordinasi dengan petugas SPBU. Rendra menyebut langkah antisipatif ini untuk mencegah potensi gesekan antarpengendara maupun aksi premanisme yang bisa mengganggu kenyamanan.
"Kami akan terus hadir guna memberikan rasa aman kepada masyarakat melalui patroli dan pengamanan di titik-titik strategis," ucapnya.
Kegiatan ini dilakukan secara berkelanjutan di berbagai wilayah untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Di sisi lain, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut juga memperkuat distribusi BBM di Sumut. Pemantauan stok dan penyaluran di seluruh Fuel Terminal serta SPBU dilakukan secara intensif.
Sejumlah langkah normalisasi ditempuh, antara lain mengoperasikan Fuel Terminal Medan Group selama 24 jam, menambah kapasitas angkutan melalui skema spot charter sebanyak 35 unit mobil tangki, serta memperkuat personel awak mobil tangki dengan dukungan dari Bekang TNI dan Kodaeral I Belawan.