MEDAN — Panggung Keong Tapian Daya di Jalan Gatot Subroto berubah menjadi panggung budaya Kepulauan Nias pada Sabtu malam. Rangkaian PRSU ke-50 diwarnai Malam Pesona Nias Selatan yang menampilkan atraksi Hombo Batu, Maena, hingga Famadaya Harimao.
Di tengah kemeriahan, anggota DPRD Sumut dari Dapil Kepulauan Nias, Pdt Berkat Laoli, menyampaikan catatan kritis. Ia meminta Pemprov Sumut tidak memangkas anggaran partisipasi daerah dalam ajang tahunan tersebut.
Menurut Berkat Laoli, dana yang dikelola Dinas Pariwisata di kabupaten dan kota jangan diefisiensi untuk acara PRSU. Sebab, event sebesar ini membutuhkan anggaran yang memadai agar setiap daerah bisa tampil spektakuler.
“Dana yang dikelola oleh Dinas Pariwisata di kabupaten kota jangan di efisiensi untuk acara ini sehingga mereka bisa berekspektasi menampilkan budaya-budaya atau hal-hal yang lebih spektakuler, karena event ini butuh anggaran,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi Nias Selatan yang terus meng-upgrade atraksi budaya. Namun, ia mengakui masih banyak kekurangan yang perlu dibenahi pemerintah daerah setempat.
Bupati Nias Selatan Sokhiatulo Laia yang turut hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi kepada panitia PRSU. Kesempatan ini, kata dia, menjadi ajang promosi potensi daerah ke masyarakat luas.
Pemkab Nias Selatan berkomitmen mengembangkan pariwisata, ekonomi kreatif, UMKM, dan pelestarian budaya sebagai strategi pembangunan daerah.
“Kami mengajak seluruh masyarakat Sumatera Utara, wisatawan Nusantara maupun Mancanegara, untuk berkunjung ke Nias Selatan menikmati keindahan alamnya, mengenal budayanya dan merasakan langsung keramahan masyarakatnya,” ujar Sokhiatulo Laia.
Malam Pesona Nias Selatan menyuguhkan tari kreasi, Maena, Hombo Batu, Famadaya Harimao, hingga hiburan dari artis-artis asal Kepulauan Nias. Ratusan pengunjung PRSU terlihat antusias menyaksikan setiap pertunjukan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Nias Selatan Ir. Yusuf Nache, Pj Sekda Amsarno S. Sarumaha, Ketua Dewan Kesenian Sumut, Ketua Dewan Kebudayaan Sumut, serta jajaran OPD dan masyarakat Nias.