Gubernur Sumut Bobby Nasution Bermalam di Jambore Pramuka Sibolangit, Janjikan Beasiswa hingga Kuliah untuk Peserta

Penulis: Saiful  •  Minggu, 12 Juli 2026 | 12:29:31 WIB
Gubernur Sumut Bobby Nasution berjanji memberikan beasiswa hingga perguruan tinggi bagi peserta Jambore Pramuka Sibolangit.

DELI SERDANG — Bobby Nasution memastikan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan memberikan beasiswa hingga jenjang universitas bagi peserta Jamdasu XI 2026. Janji itu ia sampaikan di hadapan ribuan anggota Pramuka yang berkemah di Sibolangit, Deli Serdang, Sabtu (11/7/2026) malam.

“Kami ingin memastikan adik-adik bisa terus melanjutkan pendidikan sampai universitas. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara akan memberikan beasiswa hingga perguruan tinggi bagi kalian,” kata Bobby dalam sambutan di upacara api unggun.

Cerita Peserta yang Bekerja di Warung Bakso demi Ikut Jambore

Dialog antara Bobby dan peserta berlangsung hangat. Seorang anggota Pramuka asal Kabupaten Mandailing Natal mengaku bekerja di warung bakso setiap malam sepulang sekolah demi bisa hadir di Sibolangit.

“Banyak teman bertanya mengapa saya bekerja sekeras itu hanya untuk mengikuti jambore. Tapi saya ingin hadir di sini untuk mendapatkan pengalaman dan melatih kedisiplinan,” ujarnya di hadapan gubernur.

Bobby menanggapi langsung cerita itu. Ia menyebut semangat seperti itulah yang ingin terus didorong oleh pemerintah daerah.

Infrastruktur, Kesehatan, dan Pendidikan dari Nias Jadi Sorotan

Tak hanya dari Mandailing Natal, peserta asal Nias Barat dan Nias Selatan juga menyampaikan persoalan yang masih membelit masyarakat di kampung mereka. Mulai dari infrastruktur jalan, layanan kesehatan yang sulit dijangkau, hingga keterbatasan akses pendidikan.

Bobby memastikan seluruh aspirasi itu akan dicatat dan menjadi perhatian Pemprov Sumut. “Kami akan mencatat nama-nama adik-adik yang telah berani menyampaikan kondisi dan harapannya,” katanya.

Api Unggun Bukan Sekadar Seremoni, tapi Simbol Gotong Royong

Dalam pidatonya, Bobby menekankan bahwa api unggun yang dinyalakan bersama peserta bukan sekadar seremoni. Ia menyebutnya sebagai simbol semangat, optimisme, persatuan, dan gotong royong yang harus terus dijaga oleh generasi muda.

Menurutnya, jambore mengajarkan banyak hal esensial. “Yang diajarkan bukan hanya bertahan hidup di alam terbuka, tetapi juga menghadapi tantangan saat ini seperti ancaman narkoba dan perkembangan dunia digital,” ujar Bobby.

Ia menilai ribuan anggota Pramuka yang hadir dari berbagai kabupaten dan kota adalah bukti besarnya potensi generasi muda Sumatera Utara. “Kami bersyukur menjadi bagian dan saksi bahwa adik-adik yang mengikuti jambore adalah generasi yang kami percaya akan menggantikan posisi kami dalam membangun Sumatera Utara dan Republik Indonesia,” pungkasnya.

Jamdasu XI 2026 diikuti ribuan anggota Pramuka dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara. Acara ini menjadi ajang pembinaan karakter, kepemimpinan, kemandirian, serta mempererat persaudaraan antargenerasi muda dari berbagai daerah. Turut hadir Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Sulaiman Harahap, para bupati dan wali kota se-Sumut, serta pimpinan organisasi perangkat daerah kabupaten/kota.

Reporter: Saiful
Sumber: kaldera.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top