Mikel Merino, Spesialis Gol Penentu Kemenangan yang Lahir dari Bangku Cadangan

Penulis: Saiful  •  Minggu, 12 Juli 2026 | 01:37:31 WIB
Mikel Merino mencetak gol kemenangan dari bangku cadangan untuk Spanyol di Piala Dunia 2026.

SUMATERA UTARA — Mikel Merino punya kebiasaan yang membuat pelatih Luis de la Fuente tenang di saat-saat genting. "Saya melihat ke belakang dan melihat Mikel Merino, lalu saya berpikir: 'Saya setenang mungkin'," ujar de la Fuente setelah detak jantung semua orang kembali normal.

Ketenangan itu bukan tanpa alasan. Dalam dua laga knockout terakhir, gelandang Real Sociedad ini selalu turun dari bangku cadangan dan mencetak gol kemenangan. Melawan Portugal di babak 16 besar, ia menjebol gawang lawan pada menit ke-90+1. Empat hari kemudian, giliran Belgia yang menjadi korban di perempat final lewat gol menit ke-88.

Tiga Gol, Tiga Kemenangan, Semua dari Bangku Cadangan

Catatan Merino di turnamen besar bersama Spanyol sungguh unik. Semua golnya—satu di Euro 2024 dan dua di Piala Dunia 2026—tercipta saat ia menjadi pemain pengganti. Ketiganya merupakan gol penentu yang membawa Spanyol melaju ke babak berikutnya.

Melawan Belgia, Merino hanya berada di lapangan selama satu menit 56 detik sebelum mencetak gol. Total, ia bermain lima menit plus waktu tambahan saat lawan Portugal, dan empat menit saat melawan Belgia. Efisiensi yang mencengangkan.

Ritual Spesial: Putaran Tiang Bendera untuk Sang Ayah

Setiap gol dirayakan dengan cara yang sama: Merino berlari memutari tiang bendera sudut. Gerakan itu didedikasikan untuk sang ayah, Angel Merino, yang melakukan hal serupa setelah mencetak gol kemenangan untuk Osasuna di Stuttgart 35 tahun lalu.

Di Euro 2024, Merino mencetak gol sundulan penentu kemenangan atas Jerman di stadion yang sama tempat ayahnya dulu mencetak gol. Di Piala Dunia kali ini, ia melakukannya lagi di Dallas dan Los Angeles. Sang ayah hadir di Dallas dengan kaus kaki keberuntungan bergambar sundulan putranya. "Karena mereka tidak ada di babak 16 besar, saya harus mengulanginya agar mereka bisa menyaksikannya secara langsung," kata Merino.

Mengapa De la Fuente Begitu Percaya pada Merino

De la Fuente sengaja menunggu Merino pulih dari cedera yang membuatnya bermain kurang dari 30 menit sejak Februari. "Mikel sangat lengkap, sangat serbaguna. Ia bisa bermain sebagai gelandang bertahan, gelandang serang, bahkan penyerang," jelas de la Fuente.

"Ia punya pemahaman luar biasa tentang apa yang dibutuhkan tim, ketenangan, komitmen, dan solidaritas. Cerita tidak akan selalu berakhir seperti ini, tapi Anda tahu Anda lebih dekat karena para pemain tahu apa yang harus mereka lakukan."

Keputusan besar sang pelatih terbukti tepat. Mengganti Pedro dengan Fabian Ruiz berbuah gol pembuka. Mencadangkan Dani Olmo, pemain terbaik Spanyol saat melawan Portugal, sempat dipertanyakan—sampai Merino mencetak gol penentu. "Keputusan saya diambil dengan analisis, pemikiran, dan yang terpenting, pengetahuan tentang pemain saya," tegas de la Fuente.

Spanyol kini telah memecahkan kutukan perempat final yang menghantui mereka sejak 1986, 1994, dan 2002. Untuk pertama kalinya sejak 2010, La Roja kembali ke semifinal Piala Dunia. Dan di bangku cadangan, selalu ada Mikel Merino yang siap menjadi pembeda.

Reporter: Saiful
Sumber: theguardian.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top