Foto Wakil Wali Kota Medan Tarik Separuh Pedang, Jauli Manalu: Bahasa Medannya Jangan Pancing-pancing Nanti Pecah Kepala

Penulis: Sutomo  •  Jumat, 10 Juli 2026 | 19:20:32 WIB
Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap memegang pedang dengan bilah separuh ditarik di Museum Alamoudi Mekah.

MEDAN — Foto Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap yang memperlihatkan dirinya memegang pedang dengan separuh bilah ditarik keluar dari sarung memicu reaksi keras. Ketua Cahaya Kemenangan Prabowo Sumut, Jauli Manalu, menilai gestur tersebut merupakan pesan perang terbuka di tengah memanasnya politik Pemko Medan.

Apa Makna Semiotika di Balik Foto Itu?

Menurut Jauli, dalam teori semiotika, sarung pedang melambangkan pengendalian diri. Ketika bilah ditarik separuh, itu adalah peringatan keras bahwa Zakiyuddin siap melawan.

"Kalau dalam teori semiotika ini bisa diartikan sebagai bentuk peringatan keras bahwa Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap siap perang terbuka. Kalau bahasa Medannya, jangan kau pancing-pancing. Nanti pecah kepala kau," ujar Jauli, Jumat (10/7/2026).

Kapan Foto Ini Beredar dan Siapa yang Mengunggahnya?

Foto tersebut pertama kali diunggah oleh Anggota DPRD Binjai, Ronggur, di Instagram, lalu menyebar luas melalui WhatsApp. Lokasi pengambilan gambar berada di Museum Alamoudi Mekah, tempat dipajangnya senjata perang Nabi Muhammad dan para sahabat. Dalam foto itu, Zakiyuddin didampingi oleh Anggota DPR RI Sugiat Santoso.

Mengapa Ketegangan Politik di Medan Memanas?

Jauli mengaitkan foto tersebut dengan rentetan peristiwa politik yang terjadi belakangan. Ketegangan disebut mulai terasa sejak Wali Kota Medan Rico Waas tidak hadir dalam peresmian Koperasi Merah Putih. Hal itu kemudian menjadi sentilan keras dari Gubernur Sumut Bobby Nasution, hingga muncul kabar pertemuan Rico Waas dengan seorang tokoh Sumut di Singapura.

Tak lama berselang, muncul pernyataan Rico Waas soal alasan berobat ke luar negeri, padahal ia bersama Zakiyuddin gencar mengkampanyekan warga untuk berobat ke RSUD Pirngadi Medan. Isu ini juga dikaitkan dengan upaya penggeledahan di RSUD Pirngadi yang dinilai sebagai upaya mematikan citra positif Zakiyuddin.

Apa Itu 'Geng Sunggal' yang Disebut Meresahkan?

Belakangan muncul istilah 'Geng Sunggal' yang disebut-sebut mulai meresahkan dinas-dinas di Pemko Medan. Jauli mengatakan, kelompok ini eksistensinya dinilai meruntuhkan pamor Wakil Wali Kota Medan. Bahkan, beredar kabar adanya penyetelan fee 17 persen dari kelompok tersebut bagi setiap orang yang mengerjakan proyek Pemko Medan. Namun, hingga kini isu itu belum menarik perhatian aparat penegak hukum.

Hingga berita ini diturunkan, Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap belum memberikan komentar terkait beredarnya foto tersebut.

Reporter: Sutomo
Sumber: aktualonline.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top