KARO — Tim gabungan dari berbagai instansi di lingkungan Pemkab Karo mulai berjaga di titik-titik rawan di jalur menuju objek wisata Air Panas Doulu dan Semangat Gunung. Operasi yang digelar pada akhir pekan itu menyasar praktik pungutan liar yang tidak memiliki dasar hukum.
Pemkab Karo tidak merinci jumlah personel yang dikerahkan, namun memastikan tim yang bertugas terdiri dari unsur Satpol PP, Dinas Pariwisata, dan aparat keamanan setempat. Mereka berpatroli di sepanjang akses masuk hingga area parkir kawasan wisata.
Jalur menuju Air Panas Doulu dan Semangat Gunung selama ini dikenal ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara. Sejumlah laporan masuk ke Pemkab Karo mengenai adanya oknum yang memungut biaya di luar ketentuan resmi, baik untuk parkir liar maupun retribusi masuk yang tidak jelas.
“Pemerintah hadir untuk memastikan setiap pengunjung dapat menikmati perjalanan dengan aman dan nyaman. Kami tidak mentolerir segala bentuk pungutan liar yang merugikan masyarakat dan mencoreng nama baik pariwisata Karo,” ujar perwakilan Pemkab Karo dalam pernyataan resmi.
Pemkab Karo mengimbau masyarakat yang menemukan atau mengalami dugaan pungli untuk segera melapor ke petugas yang berjaga di lapangan. Setiap laporan akan ditindaklanjuti secara cepat tanpa harus menunggu proses birokrasi panjang.
Langkah ini, menurut Pemkab, bukan sekadar operasi temporer. Pengawasan akan dilakukan secara berkala, terutama pada akhir pekan dan musim liburan, saat volume kunjungan melonjak.
Kabupaten Karo tengah gencar mempromosikan diri sebagai destinasi unggulan di Sumatera Utara. Selain Air Panas Doulu dan Semangat Gunung, kawasan ini juga menjadi pintu masuk menuju objek wisata alam lain seperti Bukit Gundaling dan Danau Lau Kawar. Reputasi sebagai destinasi yang bersih dari pungli dinilai krusial untuk menjaga kepercayaan wisatawan.
Dengan pengawasan ketat ini, Pemkab Karo berharap angka kunjungan terus meningkat dan citra pariwisata daerah tetap terjaga. Masyarakat pun diajak turut serta menjaga marwah pariwisata daerah dengan melaporkan setiap pelanggaran yang ditemukan.