Bupati Langkat Syah Afandin Raih Penghargaan Basarnas Atas Penanganan Banjir Besar Akhir 2025, Balai Diklat Disiapkan

Penulis: Sutomo  •  Kamis, 25 Juni 2026 | 21:04:01 WIB
Bupati Langkat Syah Afandin menerima penghargaan Basarnas atas penanganan banjir besar akhir 2025.

STABAT — Banjir besar yang melanda Langkat pada akhir 2025 tidak hanya meninggalkan duka, tetapi juga menjadi catatan penting bagi sistem penanggulangan bencana di Sumatera Utara. Atas respons cepat dan sinergi yang ditunjukkan saat bencana, Bupati Langkat H. Syah Afandin, SH dianugerahi Piagam Penghargaan dari Basarnas.

Piagam bernomor PP251/OPS.02.04/V/BSN-2026 itu diberikan langsung oleh Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Medan, Hery Marantika, mewakili Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii. Penghargaan serupa juga diberikan kepada Gubernur Sumatera Utara H. M. Bobby Afif Nasution.

Banjir Bahorok dan Langkat 2025 Jadi Alasan Basarnas Bangun Balai Diklat

Hery Marantika menjelaskan, penghargaan ini bentuk apresiasi atas dedikasi Pemerintah Kabupaten Langkat dalam penanganan bencana hidrometeorologi. Ia menekankan bahwa Langkat memiliki sejarah panjang kebencanaan, mulai dari tragedi banjir bandang Bahorok tahun 2003 hingga banjir besar tahun 2025.

“Berdasarkan pengalaman bencana yang pernah terjadi di Bahorok pada tahun 2003 dan bencana banjir di Langkat tahun 2025, Basarnas berencana membangun Balai Diklat di Kabupaten Langkat,” ujar Hery dalam sambutannya.

Menurutnya, posisi Langkat yang strategis sebagai kawasan rawan bencana menjadi pertimbangan utama. Balai Diklat nantinya akan menjadi pusat peningkatan kapasitas sumber daya manusia di bidang pencarian dan pertolongan, sekaligus memperkuat kesiapsiagaan seluruh pihak di Sumatera Utara.

Bupati Siapkan Lahan, Sebut Penghargaan Motivasi untuk Terus Siaga

Menanggapi penghargaan dan rencana pembangunan Balai Diklat, Bupati Syah Afandin menyampaikan rasa syukur. Ia menegaskan bahwa penghargaan ini adalah hasil kerja kolektif pemerintah daerah, Basarnas, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat.

“Titip salam saya kepada Kepala Basarnas dan sampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya atas penghargaan yang diberikan. Penghargaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kesiapsiagaan dan pelayanan kepada masyarakat,” ujar Syah Afandin.

Bupati memastikan dukungan penuh Pemkab Langkat terhadap rencana pembangunan Balai Diklat. Pihaknya bahkan telah menyiapkan lahan yang akan digunakan untuk fasilitas tersebut.

“Tentunya ini sangat membantu dan bermanfaat jika dibangun di Langkat. Kehadiran Balai Diklat Basarnas akan memperkuat kapasitas daerah dalam menghadapi bencana dan meningkatkan kesiapan seluruh pihak apabila sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat,” tegasnya.

Saat Banjir Melanda, Ribuan Warga Mengungsi dan Fasilitas Rusak

Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Langkat pada akhir 2025 lalu tercatat mengakibatkan ribuan warga mengungsi, merusak rumah dan fasilitas umum, serta menimbulkan korban jiwa. Saat itu, Bupati bersama jajaran Pemkab bergerak cepat melakukan evakuasi, distribusi bantuan kemanusiaan, hingga proses pemulihan pascabencana yang masih berlangsung.

Syah Afandin berharap, pembangunan Balai Diklat Basarnas di Langkat tidak hanya menjadi pusat pelatihan, tetapi juga simbol penguatan sinergi pusat dan daerah dalam membangun sistem penanggulangan bencana yang lebih tangguh dan responsif.

Reporter: Sutomo
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top