MEDAN — Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak hadir di Asrama Haji Medan untuk menyambut kedatangan 355 jamaah haji Kloter 16 Debarkasi Medan pada Sabtu. Sebanyak 346 jamaah berasal dari Kota Medan, sementara satu orang masing-masing dari Deli Serdang, Asahan, dan Padangsidempuan, serta enam petugas kloter.
Di hadapan para jamaah, Wamenhaj menyampaikan permintaan maaf jika terdapat pelayanan yang kurang berkenan selama pemberangkatan, ibadah di Tanah Suci, hingga perjalanan pulang. "Saya mohon maaf kepada bapak ibu sekalian. Mudah-mudahan, kami bisa terus memperbaiki pelayanan haji dari tahun ke tahun," ucap Dahnil.
Ia juga mendoakan seluruh jamaah asal Sumatera Utara yang tiba membawa keberkahan serta mendapat predikat haji mabrur dan mabrurah. Pemerintah, kata dia, berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan ibadah haji setiap tahunnya.
Wamenhaj mengingatkan para jamaah untuk menjalani karantina mandiri selama 21 hari setelah tiba di rumah. Langkah ini untuk mengantisipasi risiko penularan virus yang mungkin dibawa dari Tanah Suci. "Dahulu kalau naik haji dikarantina, pulangnya juga dikarantina. Kapalnya di Aceh semuanya berhenti di Sabang karena dikhawatirkan menularkan penyakit. Tapi sekarang cukup dikarantina mandiri," jelas Dahnil.
Wamenhaj menutup sambutannya dengan harapan agar para jamaah dapat beristirahat dan berkumpul kembali dengan keluarga. "Sekali lagi atas nama pemerintah, kami mohon maaf dengan sangat. Mudah-mudahan semuanya sehat," tutup Dahnil Anzar Simanjuntak.