500 Pohon Ditanam PNM Cabang Pematangsiantar dan Kodim Asahan di Hari Lahir Pancasila, Ini Tujuannya

Penulis: Ragil  •  Sabtu, 20 Juni 2026 | 14:23:31 WIB
Karyawan PNM dari sembilan wilayah kerja menanam 500 pohon di area Kodim Asahan.

PEMATANGSIANTAR — Sebanyak 500 pohon ditanam secara serentak oleh karyawan PNM dari sembilan wilayah kerja di Sumatera Utara. Mereka berasal dari Labuhan Batu, Labuhan Batu Utara, Labuhan Batu Selatan, Batubara, Asahan, Tanjung Balai, Serdang Bedagai, Simalungun, dan Pematangsiantar. Kegiatan ini digelar di area Kodim Asahan pada Senin lalu.

Sinergi PNM dan Kodim: Menanam untuk Masa Depan

Pemimpin Cabang PNM Pematangsiantar menyampaikan bahwa aksi ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam menerapkan nilai-nilai keberlanjutan dan kepedulian sosial. Selain memberikan manfaat bagi lingkungan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan dan kolaborasi antar insan PNM dari berbagai wilayah kerja.

Fakta Singkat Aksi Penanaman 500 Pohon

  • Lokasi: Area Kodim Asahan
  • Jumlah Pohon: 500 batang
  • Peserta: Karyawan PNM dari 9 wilayah kerja di Sumut
  • Momentum: Hari Lahir Pancasila dan HUT PNM ke-27

Perwakilan Kodim Asahan turut mengapresiasi sinergi yang terjalin. Kolaborasi antara PNM dan Kodim Asahan diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta menjadi contoh positif dalam menjaga kelestarian lingkungan.

Semangat Gotong Royong untuk Lingkungan Hijau

Melalui semangat gotong royong yang sejalan dengan nilai-nilai Pancasila dan momentum HUT PNM ke-27, PNM Cabang Pematangsiantar bersama Kodim Asahan berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat, lingkungan, dan generasi mendatang. "Bersama di Setiap Langkah, Menemani di Setiap Perjalanan" menjadi semangat yang terus mengiringi perjalanan PNM dalam memberdayakan masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan untuk masa depan yang lebih baik.

Reporter: Ragil
Sumber: sumut.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top