MEDAN — Gelombang desakan agar keadilan ditegakkan bagi almarhumah Agnis Jance Zebua terus menguat. Aksi Solidaritas Jilid II dijadwalkan digelar pada pukul 10.00 WIB di depan Mapolda Sumut, menjadi wujud keprihatinan publik atas ketidakjelasan penanganan kasus tersebut.
Penyelenggara menegaskan bahwa aksi ini murni gerakan kemanusiaan, bukan untuk kepentingan suku, ras, agama, maupun kelompok tertentu. “Ini lahir dari rasa prihatin karena keadilan seolah menjauh dari jangkauan masyarakat,” tegas koordinator aksi dalam keterangannya, Selasa (16/6).
Para pengunjuk rasa membawa lima tuntutan utama yang akan disampaikan langsung ke jajaran Polda Sumut. Pertama, mengusut tuntas kasus kematian Agnis Jance Zebua secara transparan dan akuntabel. Kedua, mengungkap seluruh fakta yang masih menjadi pertanyaan publik.
Ketiga, menindak tegas setiap dugaan pelanggaran hukum dan etika yang dilakukan oknum aparat. Keempat, melakukan evaluasi mendalam terhadap kinerja penegak hukum di lingkungan Polres Nias. Kelima, mewujudkan reformasi total pada sistem pelayanan dan penegakan hukum yang berpihak pada keadilan.
Selain kasus Agnis Jance Zebua, aksi ini juga menyorot sejumlah persoalan yang menjadi keluhan warga di wilayah hukum Polres Nias. Beberapa di antaranya adalah dugaan maraknya peredaran narkoba, praktik penyiksaan terhadap tahanan, hingga kasus kekerasan seksual terhadap anak dan perempuan.
Masyarakat juga resah dengan dugaan pemerasan terhadap warga yang sedang dalam proses hukum. “Jika terbukti ada pelanggaran hukum maupun etika oleh oknum aparat, maka penindakan harus dilakukan tanpa pandang bulu. Hukum harus tegak sama rata,” tegas penyelenggara.
Penyelenggara aksi secara khusus meminta perhatian langsung dari Kapolda Sumatera Utara, Whisnu Hermawan Februanto. Mereka mendesak agar dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap kinerja jajaran di wilayah Nias guna memulihkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.
“Ketika keadilan belum ditegakkan, maka suara rakyat tidak boleh dibungkam,” ujar koordinator aksi. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, mahasiswa, aktivis, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemuda untuk hadir dalam aksi damai tersebut.
Aksi Solidaritas Jilid II ini direncanakan berlangsung damai di depan Mapolda Sumut. Massa akan membawa atribut kemanusiaan dan spanduk bertuliskan tuntutan keadilan untuk Agnis Jance Zebua serta reformasi hukum di Nias.