MEDAN — Bencana alam akibat cuaca ekstrem membuat sistem kelistrikan di sebagian wilayah Sumatera Utara lumpuh sementara. Manager Komunikasi dan TJSL PLN Unit Induk Distribusi Sumatera Utara, Darma Saputra, mengonfirmasi kerusakan terjadi pada dua jalur transmisi utama.
Di jalur SUTET 275 kV Galang–Simangkuk, tiga tower roboh total (T18, T19, T20) dan dua tower bengkok (T17 dan T21). Sementara di jalur SUTT 150 kV Tebing Tinggi–Sei Rotan, enam tower roboh (T77 hingga T82) dan satu bengkok (T76).
Akibat kerusakan ini, sebagian wilayah Sumut sempat mengalami pemadaman listrik. Darma menjelaskan bahwa pihaknya langsung mengerahkan seluruh personel dan peralatan untuk penanganan darurat.
"Melalui manuver sistem dan upaya pemulihan yang dilakukan secara intensif, pasokan listrik berhasil dipulihkan secara bertahap pada pukul 02.38 WIB," ujar Darma dalam keterangan resmi di Medan, Jumat.
Untuk mempercepat pemulihan jaringan transmisi yang terdampak, PLN memasang Tower Emergency (TE) di sejumlah titik kritis. Selama proses perbaikan berlangsung, perusahaan pelat merah itu melakukan manajemen beban untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan.
Darma memastikan bahwa langkah ini diambil untuk meminimalisir dampak padam yang lebih luas bagi masyarakat Sumut.
PLN berkomitmen untuk terus menjaga keandalan sistem kelistrikan di Sumatera Utara. Perusahaan akan menyampaikan perkembangan penanganan secara berkala melalui kanal komunikasi resmi.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan melaporkan jika menemukan kabel atau tiang listrik yang membahayakan selama proses perbaikan berlangsung.