MEDAN — PSSI Sumatera Utara bersama panitia lokal mengambil alih tanggung jawab biaya akomodasi seluruh peserta Piala AFF U-19 2026. Langkah ini ditempuh setelah komunikasi dengan pemangku kebijakan di lingkungan Pemerintah Kota Medan tidak membuahkan kepastian pendanaan untuk kebutuhan penginapan tim-tim yang akan berlaga.
Sekretaris PSSI Sumut, Yosephine, menyatakan bahwa komitmen awal pembiayaan akomodasi sebenarnya merupakan kesepakatan bersama antara Pemkot Medan dan panitia lokal. Namun, karena tidak ada kejelasan dari pihak eksekutif daerah, PSSI memutuskan untuk turun tangan langsung.
"Kami bersama panitia lokal sudah mengambil alih tanggung jawab tersebut," ujar Yosephine di Medan, Rabu.
Sekretaris Daerah Kota Medan, Wiriya, menegaskan bahwa pihaknya hanya bertanggung jawab pada penyediaan fasilitas olahraga. Stadion Teladan, Lapangan Cadika, dan Lapangan Kebun Bunga disebut akan dibenahi untuk menyambut turnamen level internasional tersebut.
"Kami hanya menyiapkan fasilitas olahraga seperti pembenahan Stadion Teladan maupun lapangan," kata Wiriya. Ia menambahkan, tidak ada pembahasan spesifik dengan pemangku kebijakan terkait soal akomodasi peserta.
Yosephine menekankan bahwa keputusan ini diambil sebagai bentuk komitmen bersama agar penyelenggaraan berjalan lancar. Piala AFF U-19 2026 akan diikuti oleh 10 negara anggota Federasi Sepak Bola ASEAN.
"Bagi PSSI dan panitia lokal, penyelenggaraan harus berjalan dengan baik, apalagi ini menyangkut nama baik bangsa," ujar Yosephine.
Dengan pengambilalihan ini, PSSI Sumut memastikan seluruh tim peserta akan mendapatkan tempat menginap yang layak selama turnamen berlangsung. Panitia lokal saat ini masih merampungkan daftar hotel yang akan digunakan.