Berdasarkan data yang dirilis Sabtu (23/5/2026), hujan ringan diperkirakan turun di 15 wilayah pada sore hari. Daerah tersebut meliputi Pakpak Bharat, Pematang Siantar, Langkat, Medan, Deli Serdang, Binjai, Sergai, Batubara, Asahan, Labuhan Batu, Labura, Dairi, hingga Taput.
Hujan ringan juga diprediksi mengguyur Tanjung Balai, Tebing Tinggi, Labusel, Madina, dan Toba. Sementara itu, intensitas hujan sedang diprakirakan terjadi di Dairi, Humbahas, Karo, Paluta, Samosir, Simalungun, Tapsel, dan Taput.
Memasuki malam hari, sebagian besar wilayah Sumut masih didominasi awan tebal. BMKG menyebut hujan ringan berpotensi turun di Paluta, Samosir, Simalungun, Medan, Binjai, Deli Serdang, Karo, Asahan, Batu Bara, Dairi, Labura, Labusel, dan Labuhan Batu.
Wilayah lain seperti Humbahas, Pematang Siantar, Tanjung Balai, Tebing Tinggi, Madina, Palas, dan Tapteng juga masuk zona waspada hujan ringan. Khusus untuk Asahan, Langkat, Sergai, Tapsel, Taput, dan Toba, hujan sedang diprediksi masih mengguyur hingga malam.
BMKG mencatat suhu udara di Sumatera Utara berkisar 14 hingga 33 derajat Celcius. Kelembaban udara mencapai 75 hingga 99 persen, menandakan atmosfer basah yang mendukung pembentukan awan hujan.
Angin bertiup dari arah selatan hingga barat laut dengan kecepatan rendah, yakni 4 hingga 7 kilometer per jam. Meski kecepatan angin tidak signifikan, durasi hujan yang panjang menjadi perhatian utama.
"Kami mengimbau masyarakat lebih waspada terhadap potensi hujan ringan yang terjadi dalam waktu lama hingga menyebabkan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan longsor," kata Putri Diana dalam keterangan resminya.
Sebagai informasi tambahan, BMKG memastikan tidak terpantau titik panas (hotspot) di wilayah Sumatera Utara hari ini. Meski demikian, masyarakat di daerah rawan longsor dan bantaran sungai diminta tetap siaga terhadap kemungkinan peningkatan debit air.