MEDAN — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Utara bersama Tim Hisab Rukyat menyimpulkan hilal awal Zulhijjah 1447 H sudah wujud dan dapat diamati. Kesimpulan ini diambil setelah pemantauan di Anjungan Kantor Gubernur Sumatera Utara, Minggu (17/05/2026) petang.
Berdasarkan data teknis BMKG, waktu matahari terbenam di Medan tercatat pukul 18.30.13 WIB. Tinggi hilal di ibu kota Sumut itu berada di angka 6,52 derajat, sementara elongasi mencapai 10,47 derajat. Secara nasional, posisi hilal bervariasi dari 3,29 derajat di Merauke hingga 6,95 derajat di Sabang, Aceh.
Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kemenag Sumut, Syafrizal Bancin, yang juga Wakil Ketua Tim Hisab Rukyat Provinsi, menegaskan bahwa secara hukum syar'i dan teknologi, posisi hilal sudah sangat meyakinkan. “Ketinggian awal sudah memenuhi syarat dan hilal dapat teramati dengan baik. Besar kemungkinan 1 Zulhijjah 1447 H akan jatuh pada hari Senin, 18 Mei 2026,” ujarnya di lokasi pemantauan.
Syafrizal Bancin menyebutkan bahwa hasil pengamatan ini akan menjadi referensi bagi tim pusat Kemenag RI. “Setelah ini kita akan sampaikan ke tim pusat untuk menjadi referensi penetapannya,” tambahnya.
Rukyatul hilal kali ini melibatkan kolaborasi multi-pihak. Selain Kanwil Kemenag Sumut, turut hadir Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Biro Kesejahteraan Rakyat, BMKG Balai Besar Wilayah I Medan, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Sumut, serta ormas Islam dan media.
Kepala Biro Kesra Pemprov Sumut, Abu Qosim, menyebut kegiatan ini bukan sekadar rutinitas keagamaan. “Hisab dan rukyat merupakan kolaborasi antara syariat dan ilmu pengetahuan. Hasilnya nanti dapat menjadi pedoman utama penetapan 1 Zulhijjah dan Hari Raya Idul Adha,” ungkapnya. Abu Qosim menambahkan bahwa momentum ini sejalan dengan visi Sumatera Utara Maju, Unggul, dan Berkelanjutan.
Ia juga mengapresiasi ketelitian petugas hisab rukyat. Menurutnya, kolaborasi ini mampu memperkuat kohesi sosial sekaligus meningkatkan literasi astronomi masyarakat.
Meski prediksi dari Sumut sudah jelas, keputusan final tetap berada di tangan Menteri Agama RI. Syafrizal Bancin mengonfirmasi bahwa pengumuman resmi akan disampaikan malam ini. “Untuk keputusannya termasuk penetapan Hari Raya Idul Adha 1447 H akan diumumkan Menteri Agama RI malam ini,” katanya.
Masyarakat diimbau menunggu hasil sidang isbat nasional yang akan menetapkan secara serempak kapan 1 Zulhijjah dan Idul Adha 1447 H jatuh di seluruh Indonesia.