DPRD Sumut Desak Pemeriksaan Hewan Kurban Maksimal Jelang Iduladha 2026, Cegah Penyakit Menular

Penulis: Yasir  •  Senin, 18 Mei 2026 | 13:05:53 WIB
DPRD Sumut minta pemeriksaan kesehatan hewan kurban diperketat jelang Iduladha 2026.
A DPRD Sumatera Utara, Zeira Salim Ritonga, mendesak Dinas Peternakan mengoptimalkan pemeriksaan kesehatan hewan kurban menjelang Iduladha 1447 Hijriah/2026. Langkah ini dinilai krusial untuk mencegah peredaran hewan sakit yang berpotensi menularkan penyakit kepada masyarakat. ISI:

Zeira menekankan pengawasan ketat harus dimulai sejak hewan memasuki wilayah Sumut hingga proses penjualan di lapak pedagang. Pemeriksaan tidak hanya mencakup kondisi fisik hewan, tetapi juga kelengkapan dokumen kesehatan dan potensi penyebaran penyakit menular.

“Pemeriksaan kesehatan hewan kurban harus benar-benar dimaksimalkan. Jangan sampai ada hewan yang sakit atau tidak memenuhi syarat syariat dan kesehatan beredar di tengah masyarakat,” ujar politisi PKB itu kepada Mistar, Senin (18/5/2026).

Tim Pemeriksa Turun ke Titik Penjualan Pekan Depan

Zeira meminta Dinas Peternakan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota untuk menurunkan tim pemeriksa ke titik penjualan hewan kurban. Aktivitas jual beli diperkirakan mulai ramai dalam sepekan ke depan.

“Momentum Iduladha harus dipastikan berjalan baik. Masyarakat harus mendapatkan hewan kurban yang sehat dan sesuai ketentuan,” katanya.

Sosialisasi Standar Kesehatan untuk Pedagang dan Peternak

Legislator daerah itu mendorong pemerintah daerah bergerak cepat melakukan sosialisasi kepada pedagang dan peternak. Standar kesehatan hewan kurban harus dipahami seluruh rantai pasok agar risiko penyakit dapat ditekan sejak dari peternakan.

Reporter: Yasir
Sumber: mistar.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top