MEDAN — Perjalanan Paya Bakung United dan Binjai City di kasta keempat sepak bola nasional resmi dimulai. Hasil official drawing yang diumumkan PSSI memastikan keduanya akan berlaga di babak 64 besar Liga 4 Piala Presiden 2026, yang akan bergulir mulai 30 Mei hingga 11 Juli mendatang.
Paya Bakung United, yang baru saja menjuarai Liga 4 Piala Gubernur Sumatera Utara, ditempatkan di Grup B. Mereka akan menghadapi Persemar Martapura, Makassar City FC, dan Persebi Bima di Stadion Purnawarman, Kabupaten Purwakarta.
Sementara itu, Binjai City Sport Club akan berlaga di Grup G. Stadion Sultan Agung, Kabupaten Bantul, menjadi kandang mereka untuk menghadapi UNAAHA FC, Persipegaf, dan Persijamaju Mamuju.
Keikutsertaan Binjai City menggantikan PS Kwarta, yang memutuskan mundur karena kendala finansial. Padahal, Kwarta finis sebagai runner-up Liga 4 Sumut dan sejatinya berhak mendampingi Paya Bakung United ke level nasional. Posisi itu akhirnya diisi Binjai City yang merupakan peringkat ketiga kompetisi provinsi.
Liga 4 Piala Presiden 2026 menggunakan format home tournament dengan setiap grup diisi empat tim. Babak 64 besar sendiri akan dimainkan pada 30 Mei hingga 6 Juni 2026, sebelum berlanjut ke fase gugur.
Proses drawing menggunakan dua pot berbeda. Pot pertama berisi para juara provinsi, sementara pot kedua diisi runner-up dan tim peringkat berikutnya dari masing-masing daerah. Skema ini membuat persaingan sejak awal diprediksi ketat.
Paya Bakung United menorehkan sejarah baru setelah menjuarai Liga 4 Piala Gubernur Sumatera Utara pada 17 April 2026 lalu. Gelar perdana itu diraih usai menumbangkan PS Kwarta lewat adu penalti 4-2, setelah bermain imbang 2-2 selama 120 menit.
Kehadiran dua wakil Sumut di babak 64 besar menjadi momentum pembuktian perkembangan sepak bola daerah. Kompetisi ini juga menjadi ajang melahirkan talenta baru sepak bola nasional dari luar Pulau Jawa.