MEDAN — Peringatan dini cuaca ini disampaikan BMKG Wilayah I menyusul terpantaunya satu titik panas di Kabupaten Deli Serdang melalui citra satelit. Meski hanya satu titik, keberadaannya menjadi indikator awal potensi perubahan cuaca ekstrem di wilayah tersebut.
Berdasarkan data BMKG, hujan dengan intensitas sedang diprediksi mengguyur belasan kabupaten/kota di Sumut pada siang hari. Wilayah yang perlu diwaspadai antara lain Labuhanbatu Utara, Langkat, Mandailing Natal, Padang Lawas, Asahan, Dairi, Deli Serdang, Karo, Labuhanbatu, Labuhanbatu Selatan, Toba, Samosir, dan Simalungun.
Sementara itu, Kota Medan, Binjai, Pematangsiantar, Sibolga, dan Tanjung Balai diperkirakan hanya diguyur hujan ringan pada siang hari. Memasuki malam, hampir seluruh wilayah Sumut kembali berpotensi hujan ringan, kecuali Kota Padangsidimpuan, Nias Barat, dan Nias Utara yang diprediksi cerah.
BMKG mencatat suhu udara di Sumatera Utara pada hari ini berkisar antara 16 hingga 33 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara berada di angka 71 hingga 98 persen, dengan kecepatan angin berkisar 3 hingga 9 kilometer per jam. Kondisi ini cukup lembap dan mendukung pertumbuhan awan hujan secara signifikan.
"Masyarakat diminta waspada potensi hujan intensitas sedang hingga lebat di wilayah pegunungan, lereng barat, pantai barat, dan pantai timur Sumut yang dapat menyebabkan banjir maupun longsor," demikian peringatan yang disampaikan BMKG Wilayah I Sumut melalui akun Instagram resminya. Imbauan ini menyasar langsung daerah-daerah dengan topografi rawan, seperti kawasan Danau Toba dan lereng Bukit Barisan.
Hujan dengan durasi panjang di wilayah pegunungan kerap memicu tanah longsor, sementara di pesisir, kombinasi hujan dan pasang air laut dapat memperparah genangan banjir. BMKG mengingatkan pemerintah daerah dan masyarakat untuk tidak lengah, terutama bagi warga yang tinggal di bantaran sungai dan lereng curam.