MEDAN — Bank Indonesia (BI) Sumatera Utara mulai menggodok strategi pengendalian inflasi pangan melalui Forum Kerja Sama Antar Daerah (KAD) Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) 2026. Langkah konkret pertama: mengunjungi sentra pemasok komoditas hortikultura strategis di Kabupaten Karo.
“Pentingnya perluasan jaringan perdagangan antardaerah serta pengurangan asimetri informasi terkait akses pasar komoditas pangan strategis di wilayah Sumut,” ujar Deputi Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi Sumatera Utara Iman Gunadi di Medan, Sabtu.
Rangkaian KAD tidak berhenti di ruang rapat. BI Sumut menggelar diskusi tatap muka antara Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) pangan, distributor, dan produsen hortikultura. Pertemuan ini dirancang memperkuat jejaring perdagangan sekaligus membuka peluang kerja sama antardaerah yang selama ini terhambat informasi pasar timpang.
Iman menegaskan kegiatan ini merupakan wujud komitmen implementasi Gerakan Pengendalian Inflasi dan Pangan Sejahtera (GPIPS) wilayah Sumatera yang telah dicanangkan sejak awal 2026.
Kabupaten Karo dipilih sebagai lokasi kunjungan karena perannya sebagai pemasok utama komoditas strategis: bawang merah, wortel, kentang, dan kubis untuk Sumatera Utara dan provinsi tetangga. Namun, selama ini petani kerap menghadapi kesenjangan informasi harga dan akses pasar yang melemahkan posisi tawar mereka.
Melalui forum ini, BI berharap asimetri informasi bisa ditekan. “Kami meyakini penguatan KAD merupakan langkah strategis dalam mendukung pengendalian inflasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi regional Sumatera yang inklusif dan berkelanjutan,” tambah Iman.
Kepala Biro Perekonomian Provinsi Sumatera Utara Poppy Marulita Hutagalung menyambut baik inisiatif ini. Ia menyebut pelaksanaan KAD di Karo merupakan bentuk dukungan nyata pemerintah daerah terhadap penguatan kerja sama perdagangan pangan antardaerah.
“Hal itu merupakan bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Karo dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap penguatan kerja sama perdagangan pangan antardaerah,” ucapnya.
Forum KAD diharapkan menjadi wadah sinergi berkelanjutan bagi pelaku usaha pangan di Sumbagut, bukan sekadar acara seremonial tahunan. BI Sumut memastikan akan terus memonitor implementasi kerja sama yang lahir dari forum ini.