KARO — Revitalisasi drainase menyasar Jalan Jamin Ginting, Jalan Mariam Ginting, serta kawasan Simpang Tiga Samura hingga Simpang Tiga Laudah. Ketiga ruas itu dinilai punya kendala lama dalam mengalirkan air, sehingga berpotensi menimbulkan genangan ketika intensitas hujan meningkat.
Langkah ini bagian dari upaya mitigasi bencana melalui pembenahan infrastruktur drainase. Pemkab Karo menargetkan aliran air di kawasan tersebut berjalan lebih lancar setelah pekerjaan rampung.
Titik yang Dinilai Paling Rawan Tersendat
Jalan Jamin Ginting dan Jalan Mariam Ginting termasuk ruas yang padat dilintasi kendaraan. Saluran di kedua ruas itu disebut mengalami kendala mengalirkan air, kondisi yang memperbesar risiko genangan di badan jalan maupun permukiman sekitar.
Kawasan Simpang Tiga Samura hingga Simpang Tiga Laudah masuk daftar pengerjaan dengan pertimbangan serupa. Pemkab menilai ketiga lokasi perlu ditangani lebih dulu sebelum musim hujan puncak.
Warga Diminta Tidak Buang Sampah ke Saluran Air
Bupati Karo Antonius Ginting mengajak masyarakat menjaga kebersihan lingkungan, terutama dengan tidak membuang sampah ke dalam saluran drainase. Sampah yang menyumbat saluran disebut menjadi salah satu penyebab air tidak lancar.
Peran warga dinilai menentukan hasil akhir revitalisasi. Drainase yang sudah diperbaiki tetap bisa tersendat jika aliran kembali dipenuhi sampah rumah tangga maupun material lain.
Pemkab Minta Maaf soal Potensi Kemacetan
Pemerintah Kabupaten Karo menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat atas potensi gangguan arus lalu lintas dan kemacetan di sekitar lokasi pengerjaan. Permohonan itu disampaikan seiring berjalannya pekerjaan di lapangan.
Masyarakat diimbau berhati-hati saat melintasi area pekerjaan, mengikuti arahan petugas, dan bersabar selama proses pengerjaan berlangsung.
Bagian dari Mitigasi Bencana
Pembenahan drainase ditempatkan sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana Pemkab Karo. Fokusnya mengurangi risiko genangan di kawasan yang selama ini bermasalah saat hujan deras.
Revitalisasi ini menambah daftar penanganan infrastruktur air di wilayah tersebut. Hasilnya akan terlihat pada musim hujan berikutnya, terutama di tiga titik yang kini dikerjakan.