Pencarian

Rupiah Melemah 25 Poin ke Rp17.783 per Dolar AS di Tengah Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS

Senin, 21 September 2026 • 14:13:02 WIB
Rupiah Melemah 25 Poin ke Rp17.783 per Dolar AS di Tengah Kenaikan Imbal Hasil Obligasi AS
Nilai tukar rupiah melemah 25 poin ke Rp17.783 per dolar AS pada pembukaan perdagangan Senin.

Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah 25 poin atau 0,14 persen ke level Rp17.783 pada pembukaan perdagangan Senin, dibandingkan penutupan sebelumnya Rp17.758. Analis Doo Financial Lukman Leong menilai pelemahan dipicu kenaikan imbal hasil obligasi AS setelah The Fed menaikkan suku bunga acuan ke kisaran 3,75-4,0 persen. Pasar menanti hasil Rapat Dewan Gubernur BI pada 22-23 September 2026.

JAKARTA — Nilai tukar rupiah dibuka melemah 25 poin atau 0,14 persen menjadi Rp17.783 per dolar AS pada perdagangan Senin, dari posisi penutupan sebelumnya di Rp17.758 per dolar AS.

Tekanan datang dari pasar obligasi Amerika Serikat. Imbal hasil obligasi AS tenor 10 tahun bertahan di level 5 persen, sementara tenor 2 tahun naik ke 4,756 persen, tertinggi sejak 2024.

Keputusan The Fed dan Proyeksi Suku Bunga

Federal Open Market Committee (FOMC) menaikkan suku bunga acuan federal funds rate ke kisaran 3,75 persen hingga 4,0 persen pada Rabu (16/9/2026). Ini kenaikan pertama bank sentral AS sejak Juli 2023.

Ringkasan proyeksi ekonomi FOMC menunjukkan sebagian besar pejabat Fed memperkirakan suku bunga kebijakan naik ke kisaran 4 persen dan 4,25 persen pada akhir 2026. The Fed masih menjadwalkan dua pertemuan lagi tahun ini, pada akhir Oktober dan awal Desember 2026.

Tekanan ke Rupiah Jelang RDG Bank Indonesia

Analis Doo Financial Lukman Leong menyatakan prospek kenaikan suku bunga The Fed memberikan tekanan langsung pada Bank Indonesia menjelang RDG bulanan.

"Rupiah diperkirakan masih berpotensi melemah terhadap dolar AS di tengah naiknya imbal hasil obligasi AS oleh prospek kenaikan suku bunga The Fed yang memberikan tekanan pada BI (Bank Indonesia) menjelang RDG (Rapat Dewan Gubernur) BI Rabu (23/9) ini," ucap Lukman kepada ANTARA di Jakarta, Senin.

BI dijadwalkan menggelar RDG Bulanan pada 22-23 September 2026. Pasar memperkirakan bank sentral menahan suku bunga pada rapat tersebut.

Prediksi Pergerakan Rupiah Pekan Ini

Berdasarkan faktor eksternal dan jadwal RDG BI, rupiah diprediksi bergerak di kisaran Rp17.700 hingga Rp17.850 per dolar AS.

Pergerakan nilai tukar pekan ini akan ditentukan oleh sikap BI dalam RDG serta perkembangan data ekonomi AS menyusul kenaikan suku bunga pertama sejak 2023.

Follow inisumut.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: sumut.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks