ASAHAN — Kecamatan Kisaran Timur B menutup turnamen sepak bola Piala Ketua DPRD Asahan antar kecamatan U 35+ sebagai juara 1. Posisi kedua ditempati Kecamatan Kisaran Timur A, disusul Kecamatan Aek Kuasan di peringkat ketiga dan Kecamatan Air Joman sebagai harapan I.
Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin SSos MSi menutup langsung turnamen di Stadion Mutiara Kisaran, Minggu (11/10). Penutupan itu sekaligus menandai berakhirnya rangkaian pertandingan antar kecamatan yang berlangsung dengan tertib.
Adha Nurhadi dari Kecamatan Kisaran Timur B dinobatkan sebagai pemain terbaik. Gelar top scorer diraih Supriyanto dari Kecamatan Kisaran Timur A.
Ketua DPRD Asahan Efi Irwansyah Pane MKN menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang berkontribusi menyukseskan turnamen. Ia mengapresiasi peserta yang menjunjung tinggi sportivitas sehingga pertandingan berlangsung tertib.
"Turnamen ini tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga sebagai sarana mempererat silaturahmi antar kecamatan", kata Efi.
Dandim 0208 Asahan Letkol Edy Syahputra menyoroti kebersamaan yang terbangun selama turnamen. Menurutnya, dukungan Pemda, Forkopimda, dan masyarakat menjadi kunci kelancaran ajang tersebut.
"Berbagai olahraga seperi Piala Bhayangkara, Piala Bupati, Piala Dandim dan Piala Ketua DPRD, merupakan bentuk sinergi untuk mempererat hubungan antara Pemerintah, Forkopimda dan masyarakat", kata Dandim.
Wakapolres Asahan Kompol Slamet Riyadi menambahkan, olahraga punya peran positif dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
"Olahraga juga dapat menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat, kemampuan serta menjauhkan diri dari penyalahgunaan narkoba, geng motor dan tindakan menyimpang lainnya", kata Wakapolres.
Bupati mengucapkan terima kasih kepada panitia, DPRD, Forkopimda, serta masyarakat yang berpartisipasi menyukseskan turnamen. Menurutnya, ajang ini menjadi motivasi bagi generasi muda untuk semakin giat berlatih dan mengembangkan kemampuan.
Ia berharap turnamen diselenggarakan setiap tahun sebagai wadah pembinaan atlet sepak bola sekaligus sarana mempererat silaturahmi antar kecamatan.
Bupati juga mengingatkan peserta agar menjaga persaudaraan dan menjunjung tinggi sportivitas meskipun harus bersaing di lapangan.
"Dalam pertandingan kita boleh lawan, setelah itu kita kawan", kata Bupati.